headline photo
Showing posts with label seks remaja. Show all posts
Showing posts with label seks remaja. Show all posts

Baju Dewi Persik Selalu Super seksi

DESAINER Ian Adrian banyak dipercaya merancang busana untuk selebriti di Tanah Air, salah satunya Dewi Persik. Bicara soal gaya busana si pemilik “Goyang Gergaji” ini, Ian mengaku superseksi.
“Dewi suka bikin baju kalau ada event tertentu. Model bajunya selalu ada yang ingin ditonjolkan dan siluet bajunya yang memeluk tubuh. Kesannya superseksi gitu,” ucap Ian Adrian yang ditemui usai memamerkan koleksi di ajang Islamic Fashion Festival di Hotel JW Marriott, Kuala Lumpur, belum lama ini.

Desainer yang sudah tiga kali meraih penghargaan dari MURI ini menilai, bentuk tubuh Dewi Persik sudah sangat bagus, sehingga tidak sulit membuatkan rancangan busana untuknya.

“Dia itu orangnya tidak ‘ribet’. Kebetulan juga sudah kenal lama, jadi tinggal bilang mau dibuatkan model baju seperti apa. Misalnya, hot pants, dress, atau lainnya,” tambah Ian, semangat.

Untuk nilai satu baju yang dipesan mantan istri Saipul Jamil ini, desainer yang kini bergabung dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) BPD DKI Jakarta ini menolak memberikan informasi.

“Waduh, itu rahasia dong. Saya terus terang senang Dewi dan teman-teman aktris lain suka meminta dibuatkan baju ke saya. Itu kepercayaan yang harus dijaga,” tutup Ian.

Ranbir Kapoor - Imran Khan Ciuman di Depan Karan Johar

Wow! Ranbir Kapoor dan Imran Khan nampaknya tak bisa menghentikan kemesraan yang mereka tunjukkan satu sama lain. Hal itu mereka lakukan saat menghadiri acara talk show KOFFEE WITH KARAN di mana keduanya bahkan tak bisa berhenti saling menyentuh satu sama lain.

Wow! Ranbir Kapoor dan Imran Khan nampaknya tak bisa menghentikan kemesraan yang mereka tunjukkan satu sama lain. Hal itu mereka lakukan saat menghadiri acara talk show KOFFEE WITH KARAN di mana keduanya bahkan tak bisa berhenti saling menyentuh satu sama lain.

Dua orang itu duduk dengan santai di sofa dan bahkan saling berciuman bibir untuk menunjukkan pada Karan Johar bahwa mereka bisa berperan sebagai seorang kekasih yang sempurna untuk sekuel film DOSTANA.

Karan sendiri amat terkejut melihat keduanya tak merasa canggung menunjukkan kemesraan dalam film itu di acaranya. Dan akhirnya, dia pun meminta Ranbir dan Imran mengulangi ciuman gay mereka itu. Dengan senang, keduanya pun kembali berciuman mesra!

Bukan rahasia lagi jika Ranbir dan Imran adalah pasangan kawan baik. Namun, siapa sangka saat harus berperan sebagai dua orang lelaki yang saling jatuh cinta, tingkah laku mereka terlihat sangat alami dan tak terbayangkan sebelumnya. Apapun itu, duo Ranbir dan Imran sukses menghibur di acara K-Jo tersebut. They're rock!

Trik Pintar Manjakan G-Spot Pria

USAI pasangan merangsang titik sensitif Anda dengan gerakan yang sangat menggoda, imbangi performanya dengan serangan yang tak kalah hebat. Kunci kenikmatannya selama foreplay ada pada G-spot.

Saat merangsang pasangan, ingat bahwa Mr P bukan satu-satunya bagian yang perlu dirangsang. Ada pula G-spot yang perlu dimanja.

Bukankah Anda juga ingin mendengar erangan pasangan saat menikmati rangsangan hebat yang Anda berikan? Untuk memuaskan hasratnya, Anda perlu menemukan titik G-spot pasangan terlebih dahulu. Mungkin tidak mudah, namun area ini jelas ada.

G-spot pria letaknya berdekatan dengan anus. Dan ketika Anda berhasil menemukan G-spot pasangan, maka ini adalah waktu yang tepat untuk merangsangnya semakin intens.

Ia mungkin akan menggeliat pada awalnya saat membayangkan jari-jari Anda ‘menari’ dengan lincahnya. Namun sekali Anda berhasil menemukan G-spot pasangan, ia pasti akan meminta lebih dan keuntungannya juga bisa Anda rasakan kemudian.

Bagi Anda yang ingin merangsang area G-spot pria, coba simak panduan berikut, seperti dikutip dari Allwomanstalk.

Gerakkan jari Anda di area sensitifnya

Gerakkan jari-jemari tangan Anda secara perlahan. Gunakan ujung jemari agar rangsangan semakin terasa, sampai ia merasa nyaman dengan rangsangan yang Anda berikan.

Mainkan jemari tangan dengan gerakan menggoda

Setelah dia merasa nyaman dengan rangsangan manual, gunakan telapak tangan untuk menghangatkan Mr P dengan gerakan menggoda.

Menguak Rahasia Terbesar Seks Pria

JIKA Anda berpikir bahwa respons seksual pria cukup sederhana dan kebutuhan mereka akan seks dapat dipenuhi dengan mudah, maka Anda perlu merevisi anggapan tersebut. Ternyata, seks pria tak sesederhana yang terlihat.

Menurut Times of India, berikut adalah beberapa hal yang tidak Anda tahu tentang pria dan seks.

Sperma terjebak

Tidak semua sperma bisa berenang sekaligus untuk mencapai sel telur. Setelah sperma disetorkan ke saluran Miss V, sebagian di antaranya untuk sementara terjebak dalam cairan air mani yang kental atau menggumpal.

Setelah itu, sperma dikentalkan kembali oleh enzim, yang membebaskannya untuk berenang menuju sistem reproduksi wanita. Proses pengentalan ini, menurut para ilmuwan, dimaksudkan untuk menambah kecepatan pelepasan sperma ke dalam rahim, sehingga meningkatkan kemungkinan bahwa salah satu sperma akan mencapai telur dan membuahinya.

Oksitosin juga memengaruhi pria

Adalah menjadi keyakinan umum bahwa hormon oksitosin memengaruhi wanita selama berhubungan seks (juga menyusui). Tapi, ini hormon kasih sayang ini dilepaskan pula oleh pria selama berhubungan intim. Penelitian dari Swiss menemukan bahwa oksitosin berhubungan dengan peningkatan kepercayaan diri pada pria.

Testosteron tinggi = seks kurang

Biasanya, kadar testosteron lebih tinggi dianggap sebagai hal baik bagi pria ketika datang dorongan untuk berhubungan seksual. Namun, para peneliti masih terus meneliti bahwa pria dengan kadar testosteron lebih tinggi ternyata lebih sedikit yang menikah, lebih kasar dalam pernikahan mereka, dan melakukan perceraian lebih teratur.

Pendidikan Seks Harus Masuk Sekolah

Pengamat anak, Evarisan menilai pendidikan seks harus dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di Indonesia. Hal itu perlu dilakukan untuk mencegah munculnya Ariel-Ariel yang lain.

"Pengetahuan tentang seks selama ini masih dianggap tabu di kalangan masyarakat," kata Evarisan yang juga Korodinator Legal Resources Centre untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC-KJHAM).

Akibatnya, kata dia, anak-anak maupun remaja mencari informasi seks secara sembarangan melalui internet maupun film porno, dan hal itu justru yang sangat disayangkan. "Selama ini, pendidikan seks selalu diartikan jorok dan ketika ada anak yang bertanya hanya diberikan pelarangan tanpa menjelaskan secara konkrit yang dimaksudkan," ujarnya.

Menurut dia, penjelasan yang tidak tuntas semacam itu jsutru membuat anak-anak menjadi penasaran dan kemudian memilih mencarinya sendiri tanpa bimbingan dari orang tuanya. Ia mengaku sangat prihatin dengan data-data terkait aktivitas seks anak-anak dan remaja, seperti menyebutkan berapa persen siswa SMP pernah melakukan aborsi, dan sebagainya.

"Itu bukti nyata bahwa negara belum mampu memberikan perlindungan yang benar terhadap anak-anak, apalagi selama ini antisipasinya hanya dilakukan dengan regulasi," jelasnya.

Selama ini, kata dia, antisipasi berupa regulasi, seperti UU Nomor 23/2003 tentang Perlindungan Anak dan UU Nomor 44/2008 tentang Pornografi juga belum benar-benar teruji dan terealisasi. Oleh karena itu, Evarisan menilai, pendidikan seks sudah saatnya dimasukkan dalam kurikulum pendidikan, diiringi dengan penyelenggaraan pendidikan yang diarahkan untuk pembentukan karakter.

Hubungan Seks Remaja tidak memperburuk prestasi akademik

Ada kabar baik bagi orangtua yang khawatir bahwa kehidupan seks remaja akan mempengaruhi kinerja sekolah mereka. Hasilnya: kehidupan seks dan hasil prestasi sekolah belum tentu saling berkaitan.

Sebuah hasil studi baru yang provokatif menyimpulkan remaja yang melakukan hubungan berkomitmen dengan pasangannya tidak lebih baik atau buruk di sekolah dibanding dengan remaja yang tidak berhubungan seks dengan pasangannya.

Para peneliti menemukan fakta bahwa mereka yang memiliki teman kencan kasual mendapatkan nilai lebih rendah dan memiliki masalah yang berhubungan dengan sekolah lebih banyak dibandingkan dengan mereka yang abstain.

Temuan ini disajikan di pertemuan American Sociological Association di Atlanta. Hasil ini menantang beberapa asumsi bahwa remaja yang aktif secara seksual cenderung memiliki prestasi mengecewakan di sekolah.

"Ini tidak begitu banyak apakah remaja yang berhubungan seks menentukan keberhasilan akademis," kata para peneliti.

Namun hubungan seksual yang dilakukan oleh pasangan yang sudah bertunangan, masuk dalam hubungan serius yang pasangnya mendapat dukungan sosial dan emosional. Ini mengurangi kecemasan dan tingkat stres dalam kehidupan sehari-hari dan saat di sekolah.

"Hasil ini harusnya membuat nyaman orangtua yang mungkin prihatin bahwa remaja putra atau putri mereka berkencan," kata sosiolog Peggy Giordano dari Bowling Green State University, yang tidak memiliki peran dalam penelitian. "Seks remaja tidak akan menjatuhkan perjalanan pendidikan mereka," katanya.

Tahun lalu, hampir setengah dari siswa SMA dilaporkan melakukan hubungan seksual, dan 14% memiliki empat atau lebih pasangan. Ini hasil survei negara bagian di AS yang dirilis musim panas ini.

Untuk penelitian ini, sosiolog Davis Bill McCarthy dari University of California, dan sosiolog Eric Grodsky dari University of Minnesota menganalisis survei dan transkrip sekolah nasional terbesar sebagai studi tindak lanjut remaja yang dimulai pada tahun akademik 1994-1995.

Para peneliti mengatakan tidak banyak yang berubah dalam hal saat remaja pertama kali berhubungan seks atau sikap terhadap seks remaja di dekade terakhir.