headline photo

Ini dia, G-spot pria Another tips for women from Angel

Anda pasti sangat merasakan sensasi nikmat saat G-spotAnda berhasil "disentuh" pasangan Anda. Ya, nikmat takterkatakan. Lalu, kenapa Anda tak mencoba untuk jugamenyentuh G-spot pasangan Anda? Karena sekali saja Anda menstimulasi titik itu, pasangan Anda akanmeracau, tak sadar dengan nikmat yang dia cecap.Ya, tentu tidak adil jika hanya pasangan Anda yangtahu G-spot Anda. Supaya adil, sekarang giliran Andauntuk mempelajari G-Spot nya. Karena jika setiappasangan saling mengetahui dengan tepat letak "zonaerotis"-nya maka kepuasan bercinta bisa didapatkansecara maksimal.Mungkin Anda merupakan salah satu dari sekian banyakwanita yang sudah mengetahui bahwa pria juga memilikiG-Spot, tapi jika dari awal Anda sudah menduga letak G-Spot pria ada di area Mr P. Wah, Anda salah besar.


Namun tidak ada kata terlambat untuk mempelajari danmemulainya lagi dari awal!Bagian teristimewa dari organ genital pasangan Anda sebetulnya ada pada kelenjar prostat yang terletakpersis tepat di bawah saluran kemih. Kaget?

Tak perlukhawatir, karena Anda bukanlah satu-satunya wanitayang tak peduli pada area ini. Banyak priamengungkapkan, bahwa elusan lembut di area ini dapatmembangkitkan perasaan yang sangat luar biasa danmampu menahan ereksi menjadi lebih lama!Perlu Anda tahu lagi, otot panggul pria samaelastisnya seperti wanita. Jadi pada saat priamelakukan penetrasi, maka akan terjadi gerakanmengencang dan mengendur yang memungkinkan kalenjarprostat terjepit dan menimbulkan sensasi bagi si pria.Keadaan inilah yang beberapa menit kemudian akanmembawa pria masuk pada fase ejakulasi.Temukan area "bebas rambut"-nya (perenium) yang beradatepat di bagian bawah alat vitalnya (antara skrotumdan anus). Lalu, dengan menggunakan satu tanganberikan tekanan lembut menyerupai pijatan. Ketika diamulai merasa nyaman, variasikan gerakan tangan denganpijatan memutar. Agar aksi berjalan lancar, sah-sahsaja jika Anda memanfaatkan pelumas seperti lotionatau baby oil.

Saat dia hampir mendekati orgasme,tekan-tekan dengan lembut bagian perenium nya. Ingat!Tekanan yang terlalu 'bersemangat' akan membuatnyamalah menjerit kesakitan.Cara termudah lainnya adalah dengan memaksimalkanpenggunaan jari telunjuk dan jari tengah. Elus lembutbagian perenium dari bawah menuju ke kepala penis.Hentikan elusan selama beberapa detik. Tatkala si diamulai kelihatan menikmatinya, segera ulangi kembali.Namun, hasil maksimal juga dapat Anda peroleh denganmenstimulasi daerah itu memakai lidah Anda. Sungguh,stimulasi dengan lidah ini akan membuat dia mengerangdan mengejan, yang justru memperlama orgasmenya. Jadi,sungguh asyiikk kan?Selamat mencoba dan mendengar dia mengerang,menjambaki, dan meracau, ya?

Meliarkan imajinasi seksnya Tips in bed for women

Apakah Anda tahu apa yang sedang dipikirkan lelaki saat melihat Anda membuka seluruh penutup tubuh? Tak tahukah Anda kalau 'dia ingin menonton!' apalagi kalau Anda melakukannya dengan gaya-gaya erotis yang membuat si dia bakalan makin menggila. Nah, kenapa tidak membuatnya "meledak" sekalian?

Jadi, jangan malu-malu memperagakan aksi-aksi, dan lika-liku tubuh saat melepaskan busana tidur Anda di depan si dia, tak peduli saat ini berat badan lagi tinggi-tingginya, atau ada segerombolan jerawat bandel di punggung Anda. Percayalah! Si dia akan tetap turn on! He won't miss this moment! Habib, seorang profesional muda berusia 27 tahun mengungkapkan, "Tidak ada yang lebih hebat dibanding ketika isteri saya sedang membuka bajunya di depan saya. Percaya atau tidak, saat itu tak terlintas di pikiran saya untuk memikirkan wanita lain, sekalipun Cindy Crawford. Saat itu hanya terpikirkan betapa hebat dan cantiknya wanita yang saya cintai. Sempurna dan seksi! Yang saya pikirkan adalah semoga ia tak cepat-cepat membuka seluruh pakaiannya dan mematikan lampu."

Terungkap, bukan? Pria sangat menyukai saat-saat di mana Anda sedang beradegan membuka pakaian. Jadi, cuek saja, dan jangan malu-malu di depannya, apalagi mematikan lampu. Tidak perlu! Tapi bagaimana seandainya justru dia yang mematikan lampu?

Jangan khawatir dulu. Bukan berarti dia tidak tertarik dengan tubuh Anda. bisa jadi si dia-lah yang kurang pede. Maka, tak ada salahnya kalau Anda menyelidiki apa sebabnya ia selalu mematikan lampu, apakah itu kebiasaannya, ataukah karena kurang percaya diri.
Kadang pria juga tidak pede bila sudah buka-bukaan di depan wanita. Kalau sudah begitu, biasanya ada saja yang mereka pikirkan. Apakah perut mereka terlalu buncit, misalnya. Atau adakah gerakan yang bisa membuat isterinya turn on. Sama seperti wanita, kan? Itu sebabnya, mungkin mengapa mereka menginginkan lampu mati, karena ruangan yang gelap biasanya menyelamatkan.

Nah, kalau Anda sudah berada pada tahap ini, saat si dia sudah mulai menciumi, membelai, atau meraba-raba bagian tubuh lainnya dan seterusnya. Ingin tahu apa yang dipikirkannya? Ternyata ia lebih khawatir kalau Anda tak menikmati diri Anda sendiri. Memang ini sedikit membingungkan. Katakan padanya saat ia sedang menciumi Anda kalau Anda tak ingin ludahnya atau ludah Anda sendiri meleleh ke badan ataupun di kasur, tapi yang paling diinginkan adalah si dia yang luluh dalam pelukan Anda. Tapi bukan lantas Anda mengingini ia menciumi semua bagian yang Anda ingini di tubuh, dan melupakan sudah waktunya Anda yang gantan beraksi "menyetubuhi"nya.

Eko (30) Ahli IT, mengungkapkan, "Saat saya sedang menyentuhnya pada bagian tertentu, seperti payudara dan putingnya misalnya. Terus terang saja saya ingin dia mengerti kalau saya benar-benar menyentuh bagian tubuh itu. Jadi, yang saya inginkan adalah isteri saya enjoy dan rileks, selanjutnya mungkin melakukan hal yang sama di tubuh saya." Kebanyakan pria memang menyukai kalau mereka yang lebih aktif ketimbang Anda. Tapi mereka akan "gila" dan kehilangan kontrolnya saat Anda beraksi. Memang tak semua pria mengaku menyukai pasangan yang lebih aktif dari pada mereka. Maklum, ego pria memang besar sekali untuk urusan ini, mereka cenderung tak mau kalah dengan wanita. Tapi mereka akan berbahagia sekali kalau pasangannya menjadi begitu pemurah dan aktif di atas ranjang.

Jujur saja, hal yang paling membuat dia lupa daratan dan tak bisa berkata-kata adalah saat Anda melakukan felattio (oral seks) untuknya. Selain mendapatkan kenikmatan jasmani, saat Anda melakukan aksi mulut ini dia juga akan merasakan rangsangan luar biasa. Jadi jangan kaget kalau setelahnya ia akan segera memaksa Anda making love se-hot mungkin dengannya.
Mungkin, ia akan meminta Anda melakukannya lebih pelan atau lebih cepat. Tidak lebih, tidak kurang. Karena pada dasarnya mereka menikmati moment 'kontrol' Anda itu. Kalau Anda menyanjungnya sambil mulut Anda melakukan kerja yang lain, oral seks, ia akan makin terangsang - meskipun rayuan dan pujian yang Anda lontarkan itu basa-basi semata.

Kalau si dia sampai ejakulasi di mulut Anda, bagaimana? Wah, jangan khawatir! Semuanya itu kembali lagi ke Anda. Anda tak selalu harus menelan spermanya, karena semua juga tahu kalau sperma itu tak selezat bubur ayam. Hanya saya terkadang pria suka dengan hal itu. Tapi kalau Anda memang tak suka, jangan memaksakan diri, berilah pengertian padanya. Pasangan Anda tak ingin melihat Anda muntah di depannya, kan? Yah, apa boleh buat. Pria memang terkenal manja dan egois. Jadi, sehabis felattio yang membuatnya mabuk kepayang, tidak jarang yang dipikirkannya hanyalah dipeluk ataupun diusap-usap tubuh dan wajahnya. Yah, if you love him very much, just do it...

Apa sih yang diapikirkan saat Anda berdua sedang dalam puncak kenikmatan? Tidak ada yang lain selain ingin melakukan seks lebih banyak lagi. Terus, terus, dan terus. Itu juga sebabnya dia sering terlihat mengambil jarak, secara emosional, saat Anda berada pada puncak keintiman dengannya. Jadi, jangan tersinggung dulu kalau dia terlihat cuek setelah bercinta. Tapi kalau setelah lima belas menit masih cuek, tanyakan apa sebabnya. Hal lain yang sedang ia pikirkan tak lain adalah Anda sedang di bawah kontrolnya. Jadi, kalau Anda menginginkan posisi lain, bicarakan dulu sebelumnya --jangan terlambat setelah si dia sudah berada dalam puncaknya. Maklumlah, kalau begitu ia akan terlihat tolol di depan Anda, dan tak jarang kehilangan selera
secara mendadak. Malah tak jarang pria jadi ejakulasi dini karena hal ini.

Biasanya pria tak dapat memikirkan apa-apa selain membuat dirinya menjadi lebih terangsang dan bisa berereksi lebih lama lagi saat ia berada di puncak. Ingat, pasangan Anda akan bangga kalau dia bisa bertahan di puncak. Jadi, jangan ganggu dia di saat 'kritis' ini, apalagi pada saat inilah dia benar-benar sedang melakukan konsentrasi penuh pada Anda. Hanya Anda seorang.

Dia pasti memikirkan, "Bagaimana gaya saya barusan, yaa? Apakah kamu puas," tentu saja dia takkan saat itu juga menanyakannya.

Makanya, sebaiknya Anda memberikan tanggapan bagaimana sebenarnya perlakuannya di tempat tidur barusan. Memuaskan, sangat memuaskan, atau kurang. Mereka sebenarnya ingin segera mengetahui apa tanggapan Anda, seandainya kurang memuaskan mereka akan lebih
menyiapkan diri di lain waktu. Lebih baik lagi kalau Anda mengatakan apa yang Anda ingini supaya dapat disiapkan untuk pertempuran selanjutnya. Seandainya ia bersikap cuek setelah bercinta, bisa jadi ia masih terbayang-bayang dengan apa yang baru saja terjadi, bisa saja ia masih malu karena tadi terlalu hot.

Jangan kaget kalau ia kurang suka berpelukan setelah bercinta, karena pada dasarnya pria gengsi kalau ia terlalu manis dan lunak setelah begitu maskulinnya menguasai Anda berjam-jam sebelumnya, selain itu karena badan pria lebih banyak mengeluarkan keringat dibanding wanita. Anda sebagai pasangannya harap maklum saja. Jadi, kalau Anda ingin dipeluk, mintalah. Katakan sambil memberikan sedikit-banyak pujian mengenai apa saja yang barusan dilakukannya yang berkesan di hati. Tidak ada ruginya, bukan?

Menguak Jaringan Penjualan Gadis di Bawah Umur Butuh Kelihaian untuk Bisa "Memakai" Melati

Terbongkarnya jaringan penjualan gadis di bawah umur untuk pemuas nafsu pria hidung belang di Semarang sungguh mengejutkan kita. Bagaimana modus operandi jaringan tersebut? Berikut laporannya.


KALAU saja seorang ibu muda yang kehilangan anak gadisnya, Mawar (15), tidak mengadukan ke Polsek Tugu, bisa jadi jaringan penjualan gadis di bawah umur tersebut belum terungkap.

Dari investigasi Suara Merdeka, jaringan mereka ternyata begitu rapi. Betapa tidak. Untuk "memakai" seorang gadis tersebut bukanlah persoalan mudah. Pemakai harus memiliki kelihaian dan pergaulan yang baik dengan si penyalur. Jika tidak, jangan harap bisa menikmati.

"Biasanya, tamu yang datang ke rumah atau sebelumnya menelepon," ujar Ny Ivon (44), seorang perantara yang tertangkap.

Warga Gisikdrono itu mengaku sudah lama menggeluti dunia "esek-esek". Sebelum itu, ketika lokalisasi Sunan Kuning (SK) masih resmi buka, dia menjadi salah satu penyalur di tempat itu.

Ia menyatakan, menyediakan pekerja seks komersial (PSK) yang rata-rata berumur lebih dari 20 tahun lebih mudah dibandingkan gadis di bawah umur. Sebab, pemesannya orang-orang tertentu yang tidak setiap saat bertemu.

"Kalau mencari PSK, biasanya orang cukup menyediakan uang Rp 100.000. Kurang dari itu juga bisa," katanya.

Namun, untuk pesanan khusus harus merogoh kocek sampai jutaan. "Ketika menjual Melati (bukan nama sebenarnya) saya mendapat Rp 1.500.000. Itu uang yang masuk ke saya. Nggak tahu kalau yang lain," katanya.

Selama menggeluti dunia tersebut, dia mengaku baru kali pertama ini menawarkan gadis di bawah umur kepada tamu. Awalnya, dia ditawari dua "daun muda" oleh Ny Sulistyowati, yang ternyata anaknya sendiri.

Mereka itu Bunga (13) dan Melati (14), bukan nama sebenarnya. "Awalnya saya pesimistis, apakah ada tamu yang mencari gadis seumur mereka. Karena teman dekat, saya berupaya mencarikan tamu untuk mereka. Ny Sulistyowati saat itu butuh uang untuk membayar kontrak rumah," ujar Ny Ivon.

Ketika berjalan-jalan di sebuah mal di kawasan Simpanglima, dia bertemu seorang pria setengah baya yang minta dicarikan "daun muda". Bahkan, kalau bisa yang masih di bawah umur.

Tanpa pikir panjang Ny Ivon menyanggupi permintaan tersebut. Transaksi untuk menentukan tarif, tempat, dan waktu pun dibuat.

Dia mengatakan, pemesan meminta agar "pesanan" diantar ke kamar hotel berbintang di kawasan Candi Lama. Kejadian itu sekitar dua bulan lalu. "Saya antar Melati ke hotel dengan taksi," ujar dia.

Setelah Melati dipertemukan dengan pemesan, dia tidak langsung pulang. Soalnya, Melati termasuk "pesanan" antik yang pernah dimilikinya. Apalagi, dia masih kecil dan belum berani pulang sendirian ke rumah orang tuanya.

Ny Sulistyowati kepada petugas mengatakan, di rumah Melati memberikan uang Rp 5 juta dari tamunya. Sebagian uang diberikan kepada Ny Ivon. Selebihnya untuk membayar kontrak rumah.

Pria itu dua kali "memakai" Melati. "Yang terakhir, bapak itu hanya ingin bertemu, setelah itu memberikan uang Rp 350.000. Di kamar saya hanya ngobrol sebentar. Mungkin bapak itu kasihan dengan saya," kata petugas menirukan ucapan Melati.

Mendapat keuntungan besar, Ny Ivon mencari mangsa lain. Kebetulan dia punya kenalan di Jakarta. "Saya menawarkan Bunga kepada dia (kenalannya-Red). Selang beberapa hari, dia menelepon agar Melati dibawa ke Jakarta. Saya dan Ny Sulis (sulistyowati-Red) mengantar sampai ke hotel di Jakarta," kata Ny Ivon.

Keduanya menunggu sampai selesai. "Tidak lama dan saya menungguinya. Sehari sudah bisa langsung pulang. Saya dapat bagian Rp 2 juta," kata dia.

Tidak semua tamu mencari gadis di bawah umur. Dari sejumlah pria hidung belang yang menghubungi Ny Sulistyowati dan Ny Ivon, masih banyak yang mencari gadis seusia anak SMU. Karena itu, keduanya berupaya mencari "mangsa" dengan cara blusukan di sekolah-sekolah.

Gadis yang memungkinkan untuk "dijual", didekati. Agar tidak tersinggung, si gadis ditawari pekerjaan dengan upah tinggi tanpa harus meninggalkan bangku sekolah. Bila dia menyanggupi, Ny Sulistyowati akan mencarikan pria yang mau diajak kencan dengannya.

Cempaka (17), bukan nama sebenarnya, siswi sebuah SMU di Semarang yang kali pertama menjadi anak asuhnya. Setelah kenal dengan Ny Sulistyowati, hampir setiap hari dia datang ke rumah wanita itu di Jalan Candi Permata perumahan Pasadena.

Cempaka kepada petugas mengatakan, saat kali pertama kencan dia dibayar Rp 400.000, tapi hanya Rp 150.000 yang diberikan kepadanya. Selebihnya diambil oleh Ny Sulistyowati.

Dia terkadang mengajak teman-temannya. Ada yang mau diajak "bekerja". Dari kebiasaan itu, Ny Sulistyowati akhirnya punya beberapa "anak asuh". Semua masih tercatat sebagai siswi SMU.

Kasus Semarang Hanya Sebagian Kecil

KENDATI sebuah jaringan penjualan dan perdagangan anak di bawah umur untuk tujuan seksual di Semarang telah terbongkar, diyakini itu hanyalah salah satu yang bisa terungkap. Kasus tersebut ibarat fenomena gunung es. Yang terungkap hanyalah sebagian kecil, sementara yang masih terpendam dalam-dalam masih menggumpal.

"Apa yang terlihat dan terungkap di permukaan hanyalah segelintir, belum bisa mencerminkan keadaan yang sebenarnya," tutur Koordinator Eksekutif Pusat Edukasi Studi Advokasi Anak Indonesia (Perisai) Fatah Muria.

Muncul indikasi kuat Semarang dan Jateng sebagai salah satu daerah pemasok dan transit bagi sindikat-sindikat perdagangan perempuan terutama anak-anak untuk tujuan seksual. Meski hal itu belum ada penelitian dan analisis yang komprehensif.
Perisai tidak hendak berlebihan. Simak saja hasil identifikasi Yayasan Setara. Mereka mengemukakan, 10 anak jalanan perempuan diperdagangkan untuk tujuan seksual ke Kepulauan Riau tahun 2000. Mereka ditampung dulu di sebuah tempat oleh broker.

Menurut pengakuan korban yang berusia 16 tahun kepada Setara, di sana bertemu dengan banyak anak-anak gadis sejenis yang diperdagangkan dengan tujuan serupa. Awal 2001 Perisai, Setara, dan PKPA Medan pernah menangani satu kasus anak yang berasal dari Brebes yang menjadi korban perdagangan anak. Dia dijerumuskan ke dalam prostitusi di Bandar Baru, Medan. Korban akhirnya lari dari lokalisasi setelah mengidap siphilis stadium IV. Kerja sama ketiga NGO itu berhasil memulangkan korban ke keluarga.

Di Indonesia, kasus tersebut ditengarai telah lama terjadi. Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan mengutip data dari Komisi Ekonomi dan Sosial PBB (ESCAP), memperkirakan sekitar 1 juta orang (20%) dari lima juta pekerja migran asal Indonesia menjadi korban sindikat perdagangan anak dan perempuan muda.

Dan Indonesia duduk di peringkat ketiga dengan kategori tidak serius dalam memerangi kejahatan tersebut. Pada umumnya korban ditujukan untuk pekerja seks yang dilempar ke Hong Kong, Singapura, Taiwan, Malaysia, Brunei Darussalam, negara-negara Timur Tengah, Australia, Korea, dan Jepang.

SAMIN (Sekretariat Anak Merdeka Indonesia) menengarai jumlah kasus perdagangan anak itu akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang. Asumsinya krisis ekonomi masih terus berkelanjutan; tingkat prevalensi HIV/AIDS lebih rendah dibandingkan dengan negara lain. Sehingga menjadi surga bagi pedofilia (orang yang puas melakukan hubungan seks dengan anak-anak di bawah umur).

Juga karena lemahnya perangkat serta penegakan hukum yang mampu memberikan perlindungan maksimal bagi anak-anak dan perempuan atas segala tindakan kekerasan.
Kasus enam anak yang diperjualbelikan dan diperdagangkan di Semarang, persetujuan anak dianggap tidak diperlukan. Sebab, mereka dianggap masih belum matang. KUHP, sebagai dasar hukum pidana di Indonesia, mengatur dalam Pasal 297. Namun, hanya menyangkut hukuman bagi perdagangan perempuan dan anak laki-laki dan belum mengadopsi perdagangan untuk anak-anak perempuan yang diperdagangkan untuk tujuan seksual.

Pola perdagangan yang terungkap di Semarang masuk dalam kategori yang dijual oleh keluarga. Juga menggunakan bujuk rayu dengan upah yang tinggi dengan pekerjaan ringan. Ada pula yang menggunakan metode penculikan. Kasus ini pernah ditangani oleh ketiga NGO. Anak yang masih di terminal Pulo Gadung, Jakarta, tiba-tiba dipaksa untuk naik bus tujuan Medan. Tentu disertai dengan ancaman. Anak tersebut ditampung di lokalisasi sebagai pembantu rumah tangga (PRT) sebelum dijerumuskan ke prostitusi.

"Dari keterangan pelaku, anak-anak dijerumuskan ke dalam perdagangan untuk tujuan seksual dengan memanfaatkan subordinasi (orang tua-anak) dan ketidakmatangan mental," ujar Fatah Muria. Mereka, lanjutnya, mudah dirayu dengan iming-iming uang cukup melimpah.

Sejuta anak Indonesia telah disebut sebagai korban pedagangan ke negara lain. Pantas diduga sejuta anak lainnya menjadi korban perdagangan antarwilayah di Indonesia. Upaya penanganan dari pemerintah belum menunjukkan langkah keseriusan. Sebuah keprihatinan bersama di tengah lajunya upaya mencerdaskan bangsa.

Kisah ayam Kampus di kota Apel, Malang Berusaha Hindari Di-booking Mahasiswa

Kendati sudah profesional dalam mencari mangsa, kebanyakan para mahasiswi yang nyambi jual seks --baca: ayam kampus-- seringkali lupa akan pantangannya. Akibatnya, ketahuan kalau dia seorang pelacur. Tentu saja ada risikonya. Diputus pacar. Dikucilkan dalam pergaulan. Bahkan sampai diusir dari kos-kosan. Benarkah?


OBROLAN paling mengasyikkan bagi mahasiswa Malang adalah seputar "ayam kampus". Perburuan ayam kampus menjadi lahan menarik bagi-bagi laki-laki muda untuk menjajal kemampuan seksnya. Ujung-ujungnya, buku tentang Kamasutra laris manis dibaca oleh para mahasiswa. Ada yang lucu, mereka saling bertaruh menebak apakah pacarnya termasuk ayam kampus atau bukan.


"Pada gilirannya, rahasia ayam kampus bisa terbongkar kalau sang ayam tidak bisa menjaga kandangnya," ujarnya. Apalagi kalau teman kencannya orang sekampus, langsung menyebar ke mana-mana informasinya.

Dari perburuan ayam kampus di Malang, pada gilirannya banyak menimbulkan permasalahan baru. Seperti YN (22), mahasiswi Unibraw, terpaksa diusir dari kos-kosannya karena kedapatan nyambi sebagai ayam kampus. YN dikenal supel, teman-temannya hampir tiap hari mampir ke rumahnya, cuma ia punya hobi keluyuran ke diskotek.

Lama-lama YN mengenal dunia prostitusi dan mulai mendapatkan pelanggan. Dering telepon selalu mengusik teman-teman sekos-kosan, belum lagi banyak lelaki yang sering bertandang ke rumahnya. Ia pun terusir dari kos-kosan, karena seluruh penghuni pondokan tak mau menanggung malu.

"Aku sih cuek saja, yang penting apa yang saya dapatkan terpenuhi," katanya enteng. YN boleh korban muka di depan teman-teman, namun ia punya komitmen ingin lepas dari dunia hitam ini. Banyak pengalaman pahit yang diterimanya seperti perlakuan kasar para pelanggannya.

Untuk mendapatkan "ayam kampus" memang gampang-gampang susah. Tapi kalau sudah tahu caranya, pasti mudah saja untuk menjeratnya. Bisanya, mereka beraksi sekitar Jl Soekarno Hatta, tepatnya di Taman Budaya Malang. Seperti DM (21), gadis belia yang nyambi sebagai pemuas seks yang berhasil kita temui ini tergolong gadis pemberani. Bayangkan, ia nekat sendirian di tempat sepi hanya untuk menjaring Om-Om berkantong tebal.

Profesi ayam kampus dijalani sejak harga dirinya diinjak-injak oleh pacarnya. "Dulu, ketika duduk di SMU, keperawanan saya direnggut pacar saya," ujarnya enteng. Usai menodai dirinya, pacarnya lari dari tanggung jawab. Sampai sekarang ia tidak tahu di mana pacarnya tinggal.

Kenyataan semacam ini hampir menimpa seluruh ayam kampus se-Malang. Kalau toh ada yang ingin kepuasan seks, paling-paling sekian persennya saja. Umumnya, ayam-ayam ini sudah rusak sejak duduk di SMU. "Gara-garanya hanya satu, ingin balas dendam kekejian mantan pacar," ujar DM.

Saking seringnya bergelimangan di dunia hitam, ayam-ayam ini sampai kecanduan barang haram. Bermula ketagihan seks, mereka mulai mengenal sabu-sabu, ineks dan sejenisnya. "Pokoknya booking saja aku, nggak ada uang bisa diganti sabu-sabu, ngisepnya rame-rame juga bisa," ujar AG (19), gadis Banjar ini.


AG di kalangan teman-temannya pandai mencari mangsa, ia mampu bergelayut di pundak laki-laki dengan sejuta rayuan. Ia berencana meneruskan perkuliahan bila mendapatkan uang cukup banyak. "Sudah pasti saya kuliah, paling nggak di Diploma III lah, harganya bisa dinaikkan, pergaulan tambah elite sedikit," ujarnya.

Menjadi ayam kampus agaknya menjadi gaya hidup yang diprogram para perek Malang ini. Yang mengejutkan, kelompok ayam-ayam kampus ini terjalin sejak duduk di SMU. Komunitas mereka solid, bahkan hidup satu rumah bersama penyalur yang sekaligus pemasok narkotika. Lebih Selektif AG dan DM hanya salah satu perek yang tersebar di jalanan. Masih ada ayam-ayam yang lebih selektif memilih pasangan, mereka umumnya dari kalangan kampus kenamaan. Gaya bisnisnya berhati-hati agar identitasnya tidak mudah terlacak. Golongan ini termasuk ayam-ayam bonafid, sebab mereka tidak bisa diajak kencan begitu saja.

Sebut saja SL (20), mahasiswi sebuah PTN, ia hampir setahun menggeluti dunia hitam ini. Konsumennya sengaja dipilih untuk menjaga mutu
seksualnya, itu pun dilihat apakah konsumen masih muda atau sudah kempot. "Saya lebih memilih muda dan berduit, bahkan kalau cocok tidak bayar pun tak masalah," katanya.

Umumnya pria idaman SL dari kalangan pelajar dan tidak suka yang jorok. "Ada pula yang berkumis, tinggi besar, pokoknya jangan perut buncit," tangkalnya. Namun semua dikembalikan selera masing-masing perek, ia tidak bisa memaksa seluruh ayam kampus menerima laki-laki perlente.

Pakai Kondom

Untuk kesehatan, ia menyarankan para konsumennya menggunakan balon pengaman (kondom, Red) dan selalu memeriksakan diri ke dokter. Biaya perawatan ayam jenis ini mahal karena menjaga kebersihan serta kesehatan kelaminnya. Ia pun memilih dokter yang handal untuk merahasiakan seluruh privasinya.

Tarif ayam kampus tipe ini cukup tinggi, sekali main sang laki-laki bisa merogoh Rp 200.000,-. Tak heran banyak laki-laki hidung belang berani mengeluarkan ongkos untuk menaklukkan keganasan ayam kampus model ini. "Namun saya tetap menyeleksi, tidak semua orang saya pakai," tambahnya.

SL termasuk ayam nonmaterial, artinya ia tidak tergiur oleh gemerlapnya uang. Siapa saja lelakinya, apakah ia suka serta mampu memuaskannya di ranjang, SL rela tanpa ditimpuki uang. "Pokoknya asyik, begitu kita tahu bagaimana cara memuaskan dia, kita tidak usah menelepon, dia sendiri yang datang," ujar GG (23), pria iseng penggemar ayam kampus.

Menurut GG, seorang pria harus tahu bagian paling merangsang bagi lawan mainnya. "Berapa lama waktu yang diperlukan meningkatkan gairah seks ayam, lantas gaya paling cocok untuk diperagakan, semua perlu didiskusikan," tandasnya. Berbeda jika jajan di pelacuran, yang sekali
negosiasi langsung tancap.


Pengakuan SL, Ayam Kampus PTN: "Saya Tahu, Ini Dosa"

SAYA menjalani profesi ini akibat patah hati dengan pacar saya. Bayangkan, dia tega menodai saya tanpa bertanggung jawab. Akhirnya saya memutuskan untuk menekuni dunia prostitusi. Dalam memilih pasangan saya sangat selektif, biasanya masih muda dan berkantong tebal.

Untuk menjaga kesehatan saya sempatkan berkonsultasi dengan dokter. Demikian pula dengan lawan main saya, saya minta untuk memakai kondom. Sebelum bermain biasanya mereka saya ajak ngobrol-ngobrol dulu, fungsinya untuk saling mengenal. Syukur-syukur menyadarkan agar tidak suka jajan.

Tempat berkencan saya memilih hotel di Batu atau villa kelas satu. Semua untuk menjaga image kalau saya bukan kelas murahan. Konsumen pasti mengerti mengapa saya pasang tarif mahal, dia tahu posisi saya. Sebagai mahasiswa, saya mengerti apa yang saya lakukan melanggar aturan dan dosa.

Menelusuri Kehidupan "Ayam Kampus" di Yogya bagian 2 Jadi Cebu karena Patah Hati atau Broken Home

PARA ce-bu (cewek bukingan) mengaku bahwa uang yang dikirim orang tua mereka sesungguhnya cukup untuk hidup di kota yang berbiaya hidup paling rendah se-Indonesia ini, tetapi uang kiriman menjadi cepat habis karena dipakai untuk kegiatan hura-hura. Karena itu, para ce-bu biasanya selalu mengeluh tak punya uang.

Kalimat ini tujuannya untuk mengingatkan bahwa mereka tidak mau diajak kencan secara gratisan. Hanya saja, jika sekadar diajak jalan-jalan mereka tak pernah menyebut tarif untuk jasa mereka. Kalau anda mau, mereka siap berikan bonus ektra kissing lips, necking dan petting. "Terserah lo!" ujar Sinta. Namun ada juga yang secara tegas melakukan penolakan untuk melakukan hubungan seks.

Seperti yang dituturkan oleh Lisa (23) gadis asal Semarang yang keberatan menyebutkan tempat kuliahnya. Dengan tegas dia menyatakan tidak sanggup untuk melakukan hubungan seks karena takut hamil. Karenanya, maksimal dia hanya mau melayani "close up" sampai "karaoke". Pertimbangannya karena dia hanya mengganggap bahwa terjunnya dia dalam jalur ce-bu itu bagian dari pergaulan modern sehingga dia masih merasa perlu untuk menjaga keperawanan. "Meski bejat, aku tak ingin kecewakan lelaki yang serius ingin menikahiku," ujar Lisa.

Lain halnya dengan Sinta, dia sama sekali tidak takut hamil karena siklus haid-nya teratur. Karena itu, dia hanya mau melayani hubungan seks ketika menurut hitungannya sedang berada pada kondisi tidak subur. Jika masih berada dalam keadaan subur maka dia akan bilang bahwa dia sedang 'libur' (menstruasi, red).

Sebagian besar ce-bu mengaku bahwa mereka melakukan pelacuran karena permasalahan psikologis seperti keluarga yang broken home atau dikhianati pacar. Karena itu tindakan yang mereka lakukan sebagai tindakan protes terhadap keadaan yang tak nyaris tak mau berpihak kepada mereka. Jadi ada sebuah keputus-asaan yang melandasi pemikiran mereka. Sinta mengaku sengaja menjadi ce-bu karena patah hati. Hubungannya dengan sang pacar yang sudah dijalin selama 4 tahun tak direstui oleh ayahnya, sementara mereka sudah melakukan hubungan layaknya suami istri. Karena itu, ketika mereka putus pacaran dia merasa nyaris menjadi orang gila.

Awalnya hubungan mereka berjalan normal, tetapi bertepatan dengan hari ulang tahun sang pacar, Sinta mempersembahkan mahkota yang seharusnya dia jaga sampai pelaminan. Hanya saja Sinta berani bersumpah, karena ketulusan cinta mereka selama 4 tahun pacaran hubungan seks itu baru dilakukan sebanyak 4 kali. Tetapi, Sinta menjadi sangat marah karena semua orang mengiranya bahwa dia sudah tidur ratusan kali dengan sang pacar. "Awalnya, kita lakukan karena dia minta diberi hadiah ultah yang dapat dikenang selama hidupnya," aku Sinta.

Di antara para ce-bu, ada yang secara terus terang mengaku tempat kos mereka agar gampang dijemput pada saat kencan tetapi ada juga yang menyamarkannya dengan harapan menjaga citra yang punya kos.
Indah (23), misalnya, kepada siapapun mengaku tinggal di sebuah rumah di Jalan Gejayan. Tetapi, setelah dicek, para ce-bu yang mengaku tak saling kenal ternyata memakai alamat yang sama.

Namun, tak jarang sejumlah ce-bu juga kesal. Sebab, orang yang memesannya ternyata justru mempermainkannya. Seperti yang dialami oleh Asty (20), dia merasa sangat terpukul karena orang yang mengencaninya ternyata memakai nama dan nomor telpon orang lain. Jadi ketika dia menghubungi nomor telpon yang dimaksud, ternyata bukan orang yang baru saja melakukan chatting dengannya sekalipun nama dan nomornya benar. Pengakuan serupa juga dilontarkan oleh Ayu (22). Mahasiswi jurusan Teknologi Informasi yang kos di Jalan Solo itu sekarang tak gampang mau terima tawaran di internet. Sebab, dia pernah berkali-kali dipermainkan orang lain. "Udah gue tunggu, nyatanya nggak jadi dateng. Kesel khan gue," ujar Ayu. Untuk itu, jika memang orang yang membookingnya serius, dia langsung minta dijemput ditempat dia chatting. Setelah diantar ganti baju ditempat kosnya, maka ayu siap melaksanakan tugasnya.

Ingin kembali

Sesungguhnya para ce-bu tahu bahwa langkah yang mereka lakukan keliru. Karena itu, sesungguhnya mereka ingin menjadi orang baik-baik. Namun mereka tak yakin apakah mereka mampu untuk keluar dari dunia hitam yang telah mereka geluti selama ini. Rata-rata mereka sedang mencari, seorang lelaki yang mau mengerti dengan penderitaan batinnya dan mau mengerti segala kondisi yang tengah mereka alami. Secara terus terang mereka mengaku ingin membentuk sebuah rumah tangga yang sakinah, karena mereka telah terlalu lelah dengan beban yang selama ini mereka pikul.

Meski mereka menebar senyum kepada setiap lelaki, tetapi di balik senyum dan sikap manja yang mereka 'jual' sesungguhnya mereka menangis. Mereka merasa tak henti-henti dibelit perasaan bersalah yang terkadang hadir setiap waktu. Karena itu, mereka selalu berusaha untuk menjaga kesehatan karena pada saat sakit, mereka tersiksa oleh rasa penyesalan. Sinta, Indah, Lisa, dan Ayu mengaku bahwa mereka sudah merasa tak punya arti lagi setelah ditinggal pacar yang semula mereka sayangi. Karena mereka tahu, laki-laki lebih menuntut selembar selaput dara daripada segunung rasa setia yang siap mereka berikan. Sementara itu, ketika sakit mereka dibayangi perasaan takut mati. "Laki-laki memang egois, itu yang membuat saya mati rasa," ujar Sinta.

Menelusuri Kehidupan "ABG Ayam Kampus" di Yogyakarta

Lebih Suka Dijemput dengan Sepeda Motor. FENOMENA pelacuran mahasiswa di Kota Yogyakarta kian merebak. Mereka tidak malu lagi menjajakan tubuhnya secara terbuka, dan mau secara jujur mengakui bahwa mereka memang gadis panggilan. Mereka menamakan diri sebagai "ce-bu" singkatan dari cewek bukingan atau cewek bookingan. Rata-rata mereka adalah kumpulan anak luar kota yang terlalu kenyang dengan persoalan keluarga dan melarikan diri ke Yogya.

Untuk melihat dari dekat aktivitas mereka, kami melakukan investigasi untuk menguak sisi-sisi kehidupan mereka yang diturunkan dalam tulisan bersambung mulai hari ini.JIKA Anda suka chatting pada folder Yogyakarta dari server MIRc maka akan ditemukan dengan mudah sejumlah nickname (nama panggilan) yang menggoda untuk disapa. Tetapi, sudah menjadi rahasia umum sejumlah "ayam kampus" ternyata juga memanfaatkan arena ini sebagai ajang untuk menjaring mangsa. Mereka memakai indentitas yang tersamar tetapi jelas seperti: ce_bth_duit, ce_mencari_cinta, girlsexy, ce_xxxtravaganza, ce_mau_ML, spidergirl, ce_mau_jalan, atau nama lain yang mengesankan bahwa mereka adalah ce-bu.

Bahkan ada yang secara gamblang menawarkan dirinya dengan nick name ce-bookingan atau ce-bookingan300rb. Penyebutan itu mereka sengaja dengan maksud agar chatter yang ingin membookingnya akan langsung mengklik nickname terebut.Sekadar informasi bahwa 'ce' dalam bahasa chatting yang artinya adalah cewek sementara 'co' artinya adalah cowok. Bagi chatter yang tertarik bisa dilanjutkan dengan obrolan sampai mendalam termasuk tarif dan kapan mereka bisa janjian.

Jika sang ce-bu oke mereka akan memberikan nomor ponsel yang tak diberikan sama siapapun. Tetapi ada juga ce-bu yang melakukan tawar menawar tarif sembari jalan sehingga kalau tak tertarik mereka bisa diantar pulang lagi ke kosnya. Tetapi jangan kira bahwa penampilan mereka menor seperti pelacur jalanan. Mereka justru tampil sangat biasa tanpa make up yang menonjol. Menurut pengakuan mereka, ketika diajak jalan-jalan di tempat umum kehadiran mereka tak langsung dapat dikenali bahwa mereka sesungguhnya pelacur.

Hanya saja, ce-bu di Yogya lain dengan gadis mall di Jakarta. Sejauh pengamatan kami, mereka tak terlalu banyak menuntut untuk dibelikan barang. Tetapi mereka sudah sangat puas jika diajak makan bareng dan muter-muter keliling kota. Bahkan, kalau sudah langganan ada juga yang tak menuntut bayaran.Disamping itu, rata-rata mereka justru lebih suka dijemput dengan motor. Selain tak terlalu mencolok terlihat sebagai gadis panggilan, bagi mereka sesungguhnya adalah melepaskan stress dan dapat berkeluh kesah dengan orang lain. Sebab, keterjerumusan mereka menjadi gadis panggilan salah satunya karena mereka tak tahu harus menumpahkan segala kekesalan yang menyesak dalam dadanya.

Sebagian besar dari mereka adalah anak-anak bermasalah. Ada yang patah hati ,ada yang kesepian karena pacarnya jauh di luar kota, tetapi ada juga yang menjadi ce-bu sebagai sikap protes terhadap keluarga, ketika mengetahui bahwa orang tua mereka selingkuh dengan orang yang sebaya dengan dirinya.Sinta (24) -- bukan nama sebenarnya, adalah salah satu dari puluhan mahasiswa Yogya yang sengaja menceburkan diri dalam dunia hitam. Karena penampilannya yang sederhana sekilas gadis berdarah Sulawesi-Betawi ini sama sekali tak mengesankan bahwa dia seorang ce-bu.

Selain wajahnya biasa-biasa saja , dandanan yang dikenakan setiap berkencan selalu sopan. Sinta dan juga sejumlah ce-bu yang ditemui Bernas ternyata tak suka merokok layaknya pelacur di sinetron.Ketika tampil sehari-hari, mereka juga tak mengesankan bahwa mereka adalah gadis panggilan. Sebab, di kos atau di kampus mereka kelihatan sebagai gadis biasa yang tanpa masalah. Mereka tampaknya juga tak ingin diketahui bahwa mereka adalah 'ayam' dan hanya orang-orang tertentu dan penggemar chatting saja yang tahu bahwa mereka adalah 'ayam'. Sebab, ketika chatting mereka akan terbuka tentang apa yang dapat mereka perbuat dan upah apa yang mereka minta.Biasanya mereka langsung akan memberikan nomor ponsel terhadap orang-orang yang kelihatannya serius untuk mengencaninya. Sinta, misalnya, selalu standby di pesawat 081XXXX49.

Jika di-call, maka Sinta akan langsung siap melayani dan memuaskan hasrat lelaki hidung belang. Dia adalah mahasiswi semester akhir jurusan hukum sebuah PTS yang sangat tahu apa yang harus diperbuat untuk menyenangkan pria yang mengajaknya. Tingginya sekitar 170 dengan bobot 59 kg dan ukuran bra 36. Tapi jangan kecewa karena wajahnya hanya biasa-biasa saja. Jika anda tak suka masih ada Indah yang selalu on di pesawat 0818XXXX06 atau Lisa yang siap dipanggil di nomor 0818XXXX34.Menurut pengakuannya, sudah lebih dari dua tahun Sinta menekuni profesinya sebagai ce-bu. Prinsip yang dianutnya adalah tidak merugikan orang lain. Karena orang yang membookingnya tak mesti akan memintanya untuk melakukan seks. Maka dia sama sekali tak menawarkan diri kepada orang yang membookingnya. Jika kemudian orang yang mendahului dengan memintanya, maka Sinta akan melayaninya. Tarifnya? Murah.

Sinta tak meminta uang tetapi hanya meminta pulsa telpon. "Gue nggak minta duit, isi aja pulsa HP gue! Berani nggak? Kalau berani, gue akan puasin lu. Apa aja gue bisa!" ujar Sinta dengan logat Jakarta yang sangat kental. Rata-rata para ce-bu di Kota Yogyakarta berasal dari luar kota yang sengaja datang ke Yogya untuk tujuan studi. Karena itu sesungguhnya mereka bukan golongan orang yang kekurangan duit .

Kecanduan Seks Hiperseks Sulit Sekali Di Obati/Sembuhkan

ISTILAH kecanduan seks diartikan sebagai tingkah laku akibat dorongan seksual yang luar biasa intens atau terobsesi akan seks. Pikiran orang yang bersangkutan didominasi oleh seks sehingga pekerjaan atau kehidupan kehidupan sosial dan hubungan cintanya terganggu. Pria maupun wanita bisa saja jadi pecandu seks.
Masalahnya pecandu seks umumnya merasa tidak ada yang salah dengan dirinya. Mereka akan menyangkal jika ada yang mengatakan dirinya bermasalah. Mereka pandai menemukan berbagai alasan untuk kelakuannya yang sebenarnya secara umum dianggap menyimpang.

Sejumlah gejala atau tanda-tanda seseorang kecanduan seks:
  1. Masturbasi berlebihan.
  2. Menjalin hubungan dengan banyak pasangan.
  3. Terobsesi dengan materi pornografi.
  4. Melakukan seks lewat telepon atau komputer (cybersex) secara intensif.
  5. Terlibat mendalam dengan prostitusi.
  6. Suka pamer genital (exhibitionism).
  7. Suka mengintip orang berhubungan seks.
  8. Suka melakukan pelecehan seksual.
  9. Pemerkosaan atau kekerasan seksual lainnya.
  10. Pedophilia.
Bedanya pecandu seks dan penikmat seks, pecandu seringkali tidak peduli jika dirinya dalam bahaya saat ingin melakukan aksi seksualnya. Penikmat seks masih bisa berpikir ‘lurus’ dan mundur jika aksi seksualnya akan mendatangkan bahaya atau malu, baik pada dirinya ataupun pada pasangannya. Sedangkan pecandu akan jalan terus dan tidak peduli dengan konsekuensinya.

Seringkali pecandu merasa malu atau bersalah setelah melakukan aksinya, tapi tetap saja ia tak bisa mengontrol hasratnya. Umumnya mereka tidak mendapatkan kepuasan berarti dari aksinya, hanya kesenangan sesaat seperti jika orang kecanduan narkoba sedang high.

Banyak orang yang berpikir kecanduan seks seharusnya lebih mudah untuk berhenti dibandingkan kecanduan narkoba, alkohol atau merokok, sebab tidak melibatkan zat kimia pecandu.

“Dalam kecanduan seks, dan juga kecanduan judi, kita memang tidak memasukkan zat kimia dalam tubuh. Sebenarnya zat kimia yang membuat kita kecanduan diproduksi oleh otak kita, dengan konsumsi bahan kimia dari luar maupun tidak,” kata Dr Patrick Carnes, direktur bagian penyimpangan seksual di Meadows Treatment Center, Arizona, AS.

Mengobati kecanduan seks, seperti kecanduan lainnya, sangat tergantung dari orang bersangkutan. Jika ia bisa menyadari bahwa perbuatannya salah dan ada kemauan untuk mengubahnya, ‘pengobatan’ menjadi lebih mudah.

Proses pengobatan bisa berupa serangkaian terapi mengenai kesehatan seksual, hubungan cinta yang sehat, pernikahan, atau mengikuti program support group. Terkadang obat-obatan tertentu, seperti Prozac atau Anafranil, diperlukan untuk menahan dorongan seksual yang berlebihan.

Posisi ML Standing Style Meraih Kepuasan Seks!

Salah satu posisi bercinta yang paling ringkas, praktis, sensasional dan menantang adalah dengan berdiri. Bisa dibayangkan bagaimana situasi yang akan diciptakan. Tak perlu tempat tidur, sofa, atau meja untuk melakukannya. Anda juga tidak perlu berbaring dan memakai berbagai atribut pendukung. Yang Anda perlukan hanya kekuatan otot-otot kaki.

Syarat kuatnya otot-otot kaki bisa jadi merupakan sesuatu yang mutlak dimiliki oleh pelaku standing style ini. Terutama ketika melakukan teknik bercinta dimana Anda harus mengangkat tubuh pasangan Anda.

Standing style sendiri bisa dilakukan dalam posisi Anda berdua berdiri seperti biasa. Anda berdua saling menciumi, merangsang bagian sensitif, dan melakukan penetrasi ke veggy. Untuk kondisi seperti ini, tidak ada masalah. Semua orang bisa melakukannya dengan nyaman.

Sensasinya Luar Biasa!

Begitu pula ketika posisi pasangan membelakangi Anda, pun tak ada kesulitan. Penetrasi yang Anda lakukan dari belakang tidak menyulitkan Anda pasangan, baik pasangan dalam posisi berdiri atau membungkukkan badannya sambil memegangi tangan Anda.
Yang repot, apabila pasangan Anda, saking nikmatnya, mulai menaikkan kakinya. Dari satu hingga kedua kaki, tanpa disadari, tiba-tiba saja sudah melingkari pinggang Anda, sementara kedua tangannya berpegang pada pundak. Jadi, seperti digendong.

Hati-Hati Jatuh Saat Orgasme!
Perubahan posisi pasangan ini tentu membuat Anda kelabakan. Di sini, dibutuhkan kekuatan dan keseimbangan kedua kaki Anda. Selain itu, badan Anda juga harus mampu menahan setiap tarikan, cakaran, serta pukulan, yang dilakukan oleh pasangan yang tengah orgasme.

Pada saat bersamaan pula, Anda sendiri mengeluarkan banyak energi dengan menusuk-nusukkan peny ke vegy. Jika tidak dapat menjaga keseimbangan tubuh, bukan tidak mungkin Anda berdua terjatuh. Apalagi saat Anda berada di puncak orgasme dan mengeluarkan sperma. Bisa berabe kalau itu sampai terjadi.

Untuk itulah, diperlukan power yang lebih dari Anda sebagai lelaki. Pasangan Anda tak akan peduli dengan kesulitan Anda saat menggendongnya. Perhatian! bagi yang berbadan kurus kering jangan pernah coba-coba gaya ini kalau tak ingin terjatuh dan melenyapkan selera seks yang nyaris sampai diubun-ubun.

Bego Sekali di Malam Pertama tidak ML ?

Donny dan Sarah pasangan pengantin baru yang kebetulan dijodohkan oleh kedua orang tuanya. Aneh memang, jaman sekarang masih ada perjodohan, tetapi memang demikian kenyataan yang dihadapi pasangan itu.

Setelah pesta perkawinan dilangsungkan, dan malam pertama mereka lalui. Tak ada tanda-tanda keduanya akan berhubungan badan. Selain perasaan canggung, keduanya tampaknya belum terlalu mengerti tentang urusan esek-esek ini. Maka berlalulah malam pertama itu tanpa ada kenangan apa-apa.

Melihat hal tersebut, maka tampaknya memang pendidikan seks itu perlu diberikan kepada remaja. Selain untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pendidikan seks memberi pengetahuan seks kepada mereka yang kurang banyak bergaul seperti Donny dan Sarah. Pandangan bahwa pendidikan seks sangat penting sebenarnya bukan barang baru. Para pakar psikoanalisa awal abad lalu telah lama menegaskan betapa pentingnya pengetahuan seks. Nyatanya, ketidaktahuan tentang masalah seks ini hingga sekarang tetap merupakan persoalan besar dan termanifestasi dalam berbagai bentuk.

Uuh! Bego, salah masuk!
Prinsip keperawanan sebelum menikah dianggap sebagai faktor tidak langsung yang mengakibatkan orang merasa tidak perlu mempelajari masalah-masalah seks ini. Selain itu, adat-istiadat juga cenderung membanjiri dunia seks dengan berbagai tabu dan larangan. Karenanya, bahkan banyak pria dan wanita yang hampir menikah pun sangat takut menghadapi perkawinan. Bahkan tidak jarang muncul fenomena yang dikenal sebagai "perkawinan tak sempurna". Orang telah menikah, tetapi masih perawan karena tidak pernah melakukan sanggama. Dan alasan yang paling utama ialah kebutaan tentang anatomi seks wanita dan bagaimana melakukan koitus.
Masalah ini sering makin rumit dalam masyarakat tradisional, karena umumnya orang menikah karena dijodohkan dan hampir sama sekali tidak kenal satu sama lain ketika naik ke pelaminan. Tidak heran, banyak di antaranya sangat panik pada malam pertama karena tidak tahu apa yang harus dilakukan. Rasa panik ini makin buruk lagi karena mereka tidak tahu harus bertanya kepada siapa.

Ouw!...Masak gak ngerti-ngerti sich!

Menurut pakar, bahkan sebagian orang yang buta seks ini adalah kelompok yang berpendidikan dan sukses. Mereka ini umumnya normal dalam berbagai segi, kecuali ketidaktahuan tentang masalah-masalah seks. Ironisnya, meskipun aliran informasi tentang seks telah tersedia di depan mata lewat internet dengan sekali klik, masih banyak di antaranya bahkan di perkotaan tidak tahu hal-hal yang mendasar tentang seks.
Menurut pakar, akar persoalannya ialah pandangan bahwa hubungan seks hanyalah masalah naluri, sama seperti binatang. Tetapi, katanya, persoalannya sangat berbeda. Masalahnya, semua yang diketahui binatang lewat naluri harus terlebih dulu dipelajari manusia. Memang, dorongan seks sudah tertoreh dalam keinginan biologis manusia. Namun, semua ini perlu lebih dulu dirangsang, disempurnakan, dan diarahkan justru lewat pendidikan. Untuk itulah pendidikan seks formal dan non-formal sangat dibutuhkan.

Bahkan, dikatakan, sesungguhnya pendidikan seks dapat mengatasi berbagai masalah lain yang sering menjadi akar persoalan yang mengganggu kebahagiaan perkawinan. Itulah sebabnya para pakar menganjurkan agar konseling pra-nikah dimanfaatkan. Kadang orang berpikir bahwa semua akan membaik sejalan dengan waktu. Namun, pandangan ini dianggap berbahaya karena sikap menunda-nunda malah akan memperburuk keadaan. Soalnya, kalau dibiarkan, dorongan seks akan hilang perlahan-lahan. Konseling yang dilakukan tepat pada waktunya dapat mengatasi kepedihan perkawinan selama bertahun-tahun.

Eksplorasi Titik Kenikmatan!

Prinsip sebuah keharmonisan antara sepasang suami istri adalah saling memahami dan mau bekerjasama. Dengan begitu, ego masing-masing dapat disingkirkan. Terutama dalam menikmati sensasi seksual yang tinggi. Jangan pernah terlintas hanya Anda saja yang enak, tanpa peduli pasangan Anda.

Dalam teknik bercinta, sebetulnya target utamanya adalah bagaimana dapat menyentuh titik kenikmatan pada diri masing-masing. Seperti yang dicontohkan oleh pasangan Joko dan Rina berikut ini.

Setelah menjelajahi bagian tubuh Rina, baik yang sensitif dan non sensitif, Joko mulai menelusuri bagian kelamin pasangannya itu. Ia memulainya dengan menyentuh, meraba, dan mengusap-usap daerah segitiga berikut bulu-bulu lembut yang tumbuh di sana.


Sensasi Tiada Tara

Geli yang dirasakan Rina, namun geli yang enak tentunya. Joko kemudian mulai memainkan lidahnya yang nakal. Dijilatinya bibir kemaluan yang menantang itu. Dibasahinya dengan ludah di sekujur bibir kemaluan. Joko lalu membuka bibir yang terkatup tersebut. Warna merah muda yang terlihat di dalam bibir itu kian menambah gairahnya.

Bertambahnya nafsu, membuat Joko memutuskan untuk menggunakan jari-jemarinya. Jempol, telunjuk, dan jari tengah, terlihat lihai sekali berkeliaran di dalam mulut kelamin. Ketiga jari tersebut berusaha menyentuh seluruh bagian yang terdapat di dalam kelamin. Pengulangan gerakan jari tergantung dari mimik wajah yang ditunjukkan Rina.

Jika Rina menggelinjang sambil menjerit, itu tandanya Joko berhasil menemukan titik yang diinginkan Rina. Maka, gerakan jari di daerah tak terlihat itu pun dilakukan Joko berulangkali dan cukup lama, sampai Rina memintanya untuk berhenti karena sudah tidak tahan.


Adegan berikutnya, adalah Rina yang mencari titik kenikmatan pasangannya. Rina memulainya dengan menjilati bagian kantung kemih Joko. Dengan sedikit menggoyang-goyangkan buah zakar saja, Joko sudah mendengus beberapa kali. Menjilati dan menghisap batang kemaluan tak perlu dijelaskan lagi bagaimana caranya.
Apabila batang kemaluan dan kantung kemih sudah basah seluruhnya, bergeraklah ke bagian bawah kantung kemih. Di sana, akan terasa sensasi lain yang tidak bisa disamakan dengan sentuhan di daerah yang biasa disentuh.

Puncaknya adalah ketika Rina memasukkan jari tengahnya ke anus Joko. Mau ngapain? Apalagi kalau bukan mencari dinding prostat pasangannya. Dengan menggunakan air ludahnya sebagai pelumas, Rina mengobok-obok dubur Joko.

Sakitkah? Asal dilakukan dengan pelan dan penuh kelembutan, plus keinginan menggebu untuk merasakan kenikmatan seksual, rasa perih bisa tertutupi. Makanya, lebih baik dilakukan pada saat kondisi anus tidak tegang. Jangan lupa memotong kuku terlebih dulu sebelum melakukannya.

Ketika Rina berhasil menyentuh dinding prostat, Joko menggelinjang keenakan, sementara detak jantungnya berdegup kencang tak karuan.

Mengintip Pertualangan ABG Penjaja Cinta


Kecentilan ABG-ABG itu memikat gairah pria hidung belang. Dan siapa tak tergoda ketika senyuman dibalas dengan senyuman nakal nan menggoda. Begitulah gaya cewek-cewek cantik berusia belia yang nongkrong di berbagai tempat keramaian seperti mall, pusat perbelanjaan dan lain sebagainya. Liputan Kru Investigasi membuktikan faktualisasi itu.

KEBANYAKAN dari mereka berusia antara 16 hingga 19 tahun dan pelajar SMU. Meskipun penampilan mereka--terutama si cewek--terbilang terpelajar, berpakaian trendi, omongan pun sesuai zaman dengan istilah-istilah, malah kadang terlontar kata kekanakan dan manja, akan tetapi ternyata mereka tidak sangat biasa dengan masalah seks.

Dan yang mengejutkan, seks yang mereka bincang dan ketahui adalah seks kalangan dewasa. Bahkan secara bergurau atau serius, mereka mengincar kaum lelaki tua untuk obyek dan subyek seks mereka. Siapa sasaran pada ABG dan apa yang ingin didapat dari para pria lebih tua bahkan telah berkeluarga?

Adalah Susanto, 38 tahun, tergolong salah seorang laki-laki sering berurusan dengan gadis yang ibarat bunga-bunga mekar itu. Sebagai pemilik berbagai jenis usaha di jantung kota ini, jelas ia merupakan orang berduit dengan berpenampilan modis. Maka ketika dia dibilang sebagai 'korban' atau 'sasaran' empuk cewek ABG, laki-laki berkantung tebal dan royal, namun telah beristri dan merupakan ayah dari dua orang anak, ini malah menyambut dengan tawa. Ia memang mengaku acap 'jalan' bersama ABG. Karena itu ia bisa berbicara banyak petualangannya.

"Mereka adalah anak-anak korban jaman. Penampilan dan gaya bicara, mereka upayakan kayak perempuan dewasa. Tetapi, yang nggak bisa ditutupi, pola pikir mereka layaknya anak remaja. Suka bercanda, dan lagi senang-senangnya dandan, nongkrong, dan yang penting, hura-hura. Makanya, mereka lebih berani dalam meminta. Mulai dari minta ditraktir makan, jalan-jalan, ke diskotek, belanja atau minta uang. Karena itu pula, incaran mereka memang laki-laki seusia bapaknya,” paparnya.

Hanya saja, yang mau diraih bukan uang banyak terkumpul, tetapi bagaimana bisa nongkrong bareng teman-teman mereka tanpa keluar uang. Buktinya, nggak sedikit dari cewek ABG itu dari keluarga ekonomi mapan dan baik-baik. “Cuma saja, pergaulan dan kemajuan jaman telah menyeret langkah mereka kepada hal-hal buruk. Yang pastinya, maunya asal hura-hura saja," jelasnya.

Bahkan tak sedikit dari mereka yang karena utamanya adalah hura-hura, mereka lebih suka ke disko dan mengkonsumsi ineks atau shabu-shabu. Baik saat transaksi cinta atau menikmati hasil transaksi tersebut. Ferry, nama samaran, bisa cerita tentang hal ini. Suatu malam Minggu, tertarik permintaan teman kongkownya di sebuah tempat hiburan malam di jantung kota ini. Dengan mudah, karyawan bank dan pengusaha percetakan ini membawa dua ABG, mereka mengaku berusia 17 tahun, untuk diajak jalan-jalan.

"Yang saya heran, mereka tidak berusaha melakukan transaksi. Mereka hanya minta diajak ke tempat hiburan. Ternyata mereka kepingin geleng-geleng. Mereka tampak enjoy. Setelah itu terserah," tutur Ferry yang mengaku menduda ini. Dan malam itu, acara happy-happy berlangsung semarak di kamar hotel. Celakanya, kedua ABG itu mau saja diajak bertukar pasangan dalam satu kamar yang biasa ngetop di dunia barat dengan sebutan seks gangbang. Pesta seks itu berlangsung sampai pagi menjelang. Setelah itu, kedua ABG tersebut minta diantar ke pasar ke terminal oplet dan diberi sangu masing-masing Rp 250 ribu. “Mereka benar-benar menggoda dan bikin penasaran. Makanya sampai sekarang, saya dan kedua ABG itu masih sering ketemu,” katanya sambil tertawa lebar.

Dua pemaparan di atas merupakan bukti trik-trik para ABG dalam menggaet para pria hidung belang berkantong tebal. Ada pulang yang nongkrong di mall, mereka bergaya laiknya cewek-cewek dari kalangan keluarga kaya. Di sanalah, mereka melempar senyuman kepada pria sasaran. Ketika senyum dibalas, mereka membalasnya lagi dengan senyuman yang teramat nakal dan menggoda. “Selanjutnya ya terserah Anda!” papar Syam—juga nama samaran—yang mengaku kerap mendapat cewek-cewek ABG itu secara tak sengaja di berbagai mall di kota ini.

Memang, budaya nongkrong di mall merupakan imbas dari gaya hidup ABG kota besar di Indonesia. Itu memang gaya hidup tak terelakkan yang kini dianut para ABG kita. “Bahkan celakanya saya tak jarang dapat tak sengaja di Taman Alun Kapuas. Jujur saja, mereka awalnya malu-malu tapi butuh. Ketika diajak jalan-jalan, dia tampak agak sedikit segan. Eh, rupanya minta dibujuk. Setelah dibujuk jawabannya….ya..ya..ya..!” kata Syam sambil menirukan iklan alat kontrasepsi.

Soal tarif kencan para ABG, seperti yang pernah dituliskan Kru Investigasi dalam liputan sebelumnya, masih tak jauh berbeda. Tergantung nego yang biasanya dengan tarif awal Rp 300 ribu. Jika pintar membujuk dan menawar, bisa lebih murah lagi. Dan tempat kencan bisa di mana saja, yakni di kamar hotel, di mobil bahkan di kamar-kamar kost cewek bersangkutan. (semua nama samaran-kru investigasi.

Ketika Gadis Lugu 13 Tahun Ketagihan Seks

Namanya Jasira Maroun (Summer Bishil). Ia gadis 13 tahun keturunan Lebanon yang kedua orang tuanya cerai. Ia lebih memilih untuk tinggal bersama ibunya yang warga Amerika. Di rumah mereka tidak berdua karena ibunya punya pacar. Suatu ketika Jasira curhat ke pacar ibunya ini, ia tengah berenang bersama teman-teman sekolahnya, banyak temannya yang mengejek Jasira dengan sebutan Chewbaca karena ada rambut yang menyembul keluar dari balik celana dalamnya. Mendengar itu semua, si pacar ibu-nya Jasira ini berinisiatif menawarkan bantuan dengan sukarela; membantu Jasira mencukur rambut di kemaluannya!

Sudah saya bilang kalau Jasira berumur 13 tahun? Selain itu ia juga anak yang polos, segera saja ia cerita ke ibunya tentang apa yang dilakukan oleh pacar ibunya itu terhadapnya. Dari sini kisah film ini bermula.

Ibunya marah kepada pacarnya, dan bertengkar. Sedangkan Jasira, "dikirim" ke rumah ayahnya yang tinggal di kota yang berbeda. Jasira harus beradaptasi dengan tinggal bersama ayahnya, ayah yang sangat berperilaku keras. Pernah suatu ketika di dalam rumah Jasira mengenakan s-HO-r-T pant dan kaos tanpa lengan yang dibagian perutnya dipotong hingga kaos itu berbentuk menyerupai bra, dan terlihat Jasira tidak mengenakan bra di balik kaosnya. Melihat puterinya berpakaian seperti itu, Mr. Maroun (Peter Macdissi) menampar pipi Jasira dengan keras. Jasira lari ke dalam kamarnya. Alih-alih meminta maaf karena telah menampar puterinya, Mr. Maroun malah berujar, "Okay, I forgive you!"

Mr. Vuoso (Aaron Eckhart) adalah tetangga mereka, ia seorang tentara. Setelah melewati serangkaian perkenalan antara keluarga Vuoso dan keluarga Maroun, Jasira berakhir menjadi seorang babysitter, mengasuh anak laki-laki Mr. Vuoso yang umurnya hanya terpaut tiga tahun dari Jasira. Sepulang sekolah Jasira mengasuh. Dari sini cerita semakin menarik saja. Mr. Vuoso menyimpan begitu banyak majalah dewasa di rumahnya, dan Jasira mendapatkan satu diantaranya. Melihat foto-foto wanita erotis di majalah itu membuat Jasira terangsang, ya, Jasira puber penuh dengan ledakan hormon seksualitas. Jasira, gadis 13 tahun yang horny. Mulai saat itu, di sekolah, di rumah, di kala sedang sendiri Jasira berfantasi dan hasil dari kegiatannya itu, ia mendapatkan orgasme, berkah yang nikmatnya tiada tara itu. Namun, Mr. Vuoso pada satu kesempatan memergoki Jasira yang tengah asyik membolak-balik halaman majalah dewasanya. Pada satu adegan kita dihadapkan kepada kenyataan bahwa Mr. Vuoso yang dengan brilian diperankan oleh Aaron Eckhart adalah seorang fedofil.

Di sekolah, Jasira berhubungan dengan seorang Afro-Amerika yang dengan jelas-jelas Mr. Maroun tidak merestui hubungan mereka hanya karena ia seorang kulit hitam. Masalahnya, pacar Jasira ini bukan hanya berkulit hitam, tapi ia juga seorang lelaki yang horny yang pada setiap kesempatan selalu meminta bercinta kepada Jasira.

Jasira: Ketika saya dewasa, saya ingin menjadi model majalah dewasa.
Mr. Vuoso: You are not a slut!

Orang dewasa selalu menanamkan nilai-nilai moralitas terhadap anak-anak mereka, nilai-nilai yang terbaik menurut pandangan mereka. Tidak boleh berpakaian tidak pantas walaupun ketika sedang berada di dalam rumah sendiri, tidak boleh berhubungan seks sebelum dewasa. Namun ketika hasrat seks itu timbul ketika kamu berumur 13 tahun, siapa yang dapat mencegah? Seks adalah hal yang wajar, sangat lahiriah, alamiah. Hanya saja, kata "seks" telah terkontaminasi maknanya. Agama, para moralis, para pemuka agama begitu mengutuk seks. Ini lah yang dialami oleh Jasira. Towelhead, menampilkan seks dan pelakunya begitu apa adanya, tergantung nilai moral apa yang kamu anut untuk memandangnya.

Ketagihan Seks Tak Kenal Puas

Layaknya narkoba dan alkohol, seks juga bisa membuat seseorang kecanduan. Efek kecanduan itu hampir sama. Dalam sex, orang yang tidak mampu mengontrol perilaku sex addict dapat membahayakan kehidupan pribadi, pasangan, ataupun lingkungan sosialnya. Jadi, hati-hati !

Waktu sudah menunjukan pukul 8 malam. Namun, Radit (30 tahun, bukan nama sebenarnya), masih belum beranjak dari kursi tempatnya bekerja. Ia masih asik di depan komputer.

Padahal, semua tugas yang harus dikerjakannya telah ia selesaikan. Sesekali wajahnya tampak serius. Namun dalam waktu sekejap, deretan giginya yang putih tampak di wajahnya. Perubahan mimik Radit memang acap kali berubah mana kala ia sedang malakukan
aktifitas yang satu itu. Menjejalah dunia maya.

Ia tengah menjelajahi situs porno yang menyajikan halaman khusus berisi informasi, cerita, dan gambar-gambar porno. Jika fantasi liarnya sudah berkembang, Radit pun melanjutkan dengan chatting. Bukan chatting biasa, namun chatting dengan thema seksual.

Berawal dari keisengan semata, ia pun telah kecanduan dengan situs-situs porno. Lama – lama kebiasaan ini sulit dilepaskan. Baginya yang penting, aktifitas tersebut memberi sensasi. Setiap membuka situs porno, fantasi seksnya kian berkelebat dikepalanya. Parahnya, stres akibat banyaknya persoalan dan pekerjaan yang menumpuk ternyata bisa dihilangkan dengan mengakses situs tersebut.

"Tidak pernah ada satu hari yang terlewat tanpa saya membuka situs-situs porno. Biasanya, setelah puas lihat-lihat gambar yang mampu merangsang, saya menutupnya dengan chatting erotis. Obrolan yang kita bahas juga nggak akan jauh-jauh dari seks," ungkap pria berkepala botak itu.

Kebiasaan itu ternyata tak berdiri sendiri. Sejak di bangku SMP, Radit yang sudah mengenal blue film dan secara berkala sangat menikmati film-film yang mempertontonkan adegan syur tersebut. Kenikmatan mendapatkan sensasi seksual lewat indera penglihatan pun jalan terus hari demi hari, makin hari kian berkembang keinginannya. "Tidak ada satu hari pun yang aku lewati tanpa menyaksikan blue film," jelasnya.

Pria berkulit hitam manis ini sadar jika kegiatan yang ia lakukan tersebut tidak pantas untuk dilakukan. Namun, apa mau dikata. Dirinya tak sanggup menghentikannya. Karena 'selalu ada permintaan dari dalam dirinya'.

Memahami Ketagihan Seks

Apabila kita berbicara mengenai ketagihan seks, maka ada satu hal yang kita SEMUA perlu memperhatikan ialah bahwa kita rentan untuk menjadi terikat pada hal-hal yang membuat kita merasa lebih nyaman, merasa lebih aman, dikasihi, dilindungi dan dipuaskan. Kita menjadi ketagihan pada perkara-perkara tersebut yang memberi kepada kita rasa harga diri, dan yang menolong kita untuk mampu menghadapi kesulitan-kesulitan dalam hidup kita.


Oleh karena itu kita semua cenderung menjadi kecanduan dengan satu atau lain hal. Orang yang kecanduan pekerjaan, stres, berkhayal, relasi ketergantungan, makanan, TV, kebersihan, olah raga, fitnes, penampilan dan rutinitas sehari-hari mengalami proses kejiwaan dan syaraf yang sama yang dialami seseorang sehingga ia menjadi pecandu alkohol atau obat-obatan terlarang. Kita bisa kecanduan akan banyak hal dalam hidup ini!


Umumnya orang berkata: ”Kita adalah mahluk yang menyukai kebiasaan.” Dan bila kita berbicara tentang berbagai jenis ketagihan, misalnya yang sederhana saja: Jika saya melakukan sesuatu yang membuat saya merasa nyaman, saya mungkin akan melakukannya lagi. Jika saya terus melakukannya, dan hal itu membuat saya selalu merasa nyaman, maka saya mungkin akan menjadikannya suatu kebiasaan; sekali menjadi kebiasaan, maka hal itu menjadi penting bagi saya dan saya akan merasa kehilangan bila hal itu diambil dari saya. Dengan kata lain, saya menjadi terikat dengan hal tersebut. Dan bila kita menjadi terikat dengan sesuatu atau kepada seseorang, maka seringkali itulah awal terjadinya ketagihan.[i]


Untuk bisa mengerti dan mempunyai belas kasihan dengan apa yang dialami orang yang ketagihan seks, kita dapat mulai dengan menempatkan diri kita pada tempat mereka serta memikirkan bahwa kitapun mempunyai kapasitas untuk jatuh dalam dosa dengan cara yang demikian. Kita semua dapat belajar sesuatu dari kesembuhan penderita ketagihan seks.



Kecenderungan Kita Terhadap Ketagihan

“Dimana hartamu berada di sanalah hatimu.” Seringkali kita menjadi terikat atau ketagihan kepada seseorang, harta milik, atau berbagai bentuk kekuasaan. Hal-hal tersebut yang mulai mengalihkan perhatian kita, hal-hal itu pula yang dapat menggantikan atau mengisi tempat di dalam hati kita di mana kita mempunyai suatu kerinduan yang sangat dalam untuk tidak berada seorang diri, melainkan mengenal dan dikenal oleh Tuhan dan orang lain, untuk mengasihi dan dikasihi. Ketagihan kita mengisi kekosongan di hati yang hanya bisa diisi oleh Tuhan. Bukannya kita fokus kepada Dia, melainkan kita mencoba memenuhi kebutuhan kita dengan cara kita sendiri.


Kita dapat menyebut ketagihan sebagai penyembahan berhala karena hal-hal tersebut dapat menjadi ”dewa” bagi kita. Seringkali kita berpaling kepada “berhala” kita untuk memenuhi kebutuhan kita. Hal tersebut dapat memberikan kepada kita: keamanan, nilai, harga diri, suatu perasaan bahwa kita dikasihi, suatu cara untuk melepaskan beban kita atau lari dari beban-beban kita. Dalam menangani kecenderungan kita terhadap ketagihan maka pertanyaan yang penting adalah: “Apakah hal tersebut membuatmu lebih bebas untuk mengasihi Tuhan, dirimu sendiri dan sesamamu? Ataukah tidak?”



Apakah Saya Seorang yang Ketagihan?

Hampir segala sesuatu dalam hidup ini dapat menjadi obyek keterikatan yang akhirnya menjadi ketagihan. Ketagihan yang sejati adalah kelakuan yang timbul dari dorongan kuat dari dalam yang tidak dapat dilawan sehingga menjadi kebiasaan, yang mengganggu perjalanan kita dengan Tuhan: ketagihan mengikat kita dan bukannya membebaskan kita. Seringkali ketagihan itu menjanjikan dan memberikan rasa palsu akan keamanan atau kepuasan. Ketagihan akan selalu, dengan tingkat intensitas yang berbeda, ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut: kegemaran, kerakusan, kompromi, gejala menarik diri dari pergaulan, kecemasan, kehilangan kemauan dan perhatian yang terganggu.



Ketagihan Seks – Masalahnya

Ada orang yang menggambarkan ketagihan seks itu sebagai “kutu air” dari pikiran: “Ia tidak pernah hilang, ia selalu

ingin digaruk, dan menjanjikan kelegaan...namun sesungguhnya menggaruk menimbulkan rasa sakit dan membuat semakin gatal.”[ii]


Perilaku ketagihan seks adalah dosa terhadap jiwa orang itu sendiri. Seperti yang dikatakan Rasul Paulus dalam 1 Korintus, orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.


“Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri. Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri? Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!” (1 Kor 6:18-20)


Seringkali orang yang mempunyai pergumulan dengan ketagihan seks merasa dirinya terjerat, ingin berhenti namun tidak bisa. Ada yang merasa bebas selama beberapa minggu, bulan, bahkan beberapa tahun, sampai sesuatu memicu terjadinya ketagihan lagi; stres, waktu luang, perubahan dalam hidup, suatu tanggal dalam kalender yang spesial (misalnya, Valentines Day), suatu tempat, sebuah lagu favorit dari masa lalu...


Ketagihan itu sendiri menyerang kehendak dan harga diri. Ketagihan membelah hati menjadi dua. Orang yang ketagihan seks seringkali mengatakan bahwa mereka merasa seperti dua orang yang berbeda—”Dr Jekyll dan Mr. Hyde.” Satu bagian dari mereka ingin taat kepada Tuhan, menghormati pernikahan mereka, menjaga kekudusan mereka, tetapi bagian yang lain hanya ingin meneruskan perilaku ketagihan.


Di tengah-tengah ketagihan seks kita bisa ikut merasakan apa yang ditulis Rasul Paulus dalam Roma 7:19-25:

“Sebab bukan apa yang aku kehendaki, yaitu yang baik, yang aku perbuat, melainkan apa yang tidak aku kehendaki, yaitu yang jahat, yang aku perbuat. Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku dari tubuh maut ini? Syukur kepada Allah—oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.” (ayat 19, 25)



Tingkat Ketagihan Seks

Ada empat tingkat ketagihan. Hal ini akan menolong kita untuk mengategorikan dan mengerti lingkup ketagihan seseorang. Semua tingkat itu bersifat menghancurkan dan mengikat jiwa seseorang.


1. Dorongan paksaan untuk masturbasi, hidup berkhayal, nafsu hati, kebiasaan masturbasi dalam perkawinan. (Walaupun khayalan dan nafsu berada di tingkat pertama, seringkali pikiran-pikiran dan kenangan-kenangan adalah yang paling sulit untuk dihapuskan.)

2. Pemakaian pornografi (biasanya disertai masturbasi), telepon seks, pornografi-lunak, buku yang erotis.

3. Perjumpaan seksual dengan orang dewasa yang menyetujui, perjumpaan seksual yang anonim, pelacur, mengunjungi toko buku seks, pertunjukan bugil.

4. Hal-hal yang melibatkan orang lain tanpa sepengetahuan orang itu atau di luar kehendak mereka. Hal ini termasuk: telefon yang tidak senonoh, ekshibisionisme (memamerkan bagian-bagian tubuh), voyeurisme (mengintip / mengintai orang lain untuk kepuasan seksual), kekerasan atau pelecehan terhadap anak, perkosaan, dan inses.


Peringkat ini dengan mudahnya saling tumpang-tindih dan seringkali akan berkembang menjadi kegiatan tingkat empat jika dibiarkan begitu saja.



Pemulihan

Hanya Yesuslah satu-satunya yang benar-benar dapat membebaskan kita dari tubuh dosa dan kematian ini. Pengakuan ini adalah permulaan dari pemulihan.


Setiap orang yang mengalami pergumulan baik dengan ketagihan seks atau ketagihan macam apapun, dapat mengambil keputusan dan berjanji untuk berhenti, melawannya, mau untuk meninggalkannya, menghindarinya, menggantikannya dengan sesuatu yang “positif” – tetapi ini bukanlah kebebasan.


Tidak dapat dimungkiri bahwa kebebasan yang sejati diberikan kepada kita sebagai anugerah. (Anugerah bukan diperoleh dengan usaha, manipulasi atau menggoda Tuhan. Anugerah diberikan begitu saja. Kita dapat berdoa untuk itu, mencarinya, menerimanya, merindukannya.) Kita dapat memerangi ”monster yang di dalam” ini dengan membenci diri sendiri karena hal itu, atau kita dapat mulai memandang kepada bagian yang hancur dan menyakitkan dalam hidup kita ini sebagai tempat yang sangat membutuhkan hadirat Tuhan untuk masuk ke dalamnya. Hal itu bisa terjadi bila kita rendah hati dan dalam keheningan masuk ke dalam hadirat Tuhan. Mendengarkan, seperti yang dikatakan Leanne Payne, adalah mentaati. Hal ini tidaklah mudah. Kasih yang sejati adalah suatu pilihan yang sulit – kita dengan perasaan hati yang sakit berbalik dari kasih yang palsu dan memberhalakan kepada Tuhan yang benar, yaitu Yesus Kristus.



Jalan Menuju Kebebasan

* Kerelaan / Kejujuran secara pribadi: Kejujuran secara pribadi adalah langkah pertama. Apakah Anda mau bebas? Apakah lebih penting kelihatan bebas atau menjadi bebas?
* Belajar untuk percaya kepada orang lain: Sikap yang salah: “Saya bisa menyelesaikan perkara ini sendiri!” Langkah yang berikutnya adalah membawa orang lain yang dapat dipercaya ke dalam apa yang sesungguhnya sedang terjadi dalam hidup Anda. Anda harus mendapatkan orang yang dapat menerima dan mengasihi Anda walaupun mereka tahu akan ketagihan Anda.


* Pengakuan dan pertobatan: Patahkan rahasia dari pergumulan Anda dengan secara teratur melapor kepada orang lain tentang perkembangan pergumulan Anda, bagaimana keadaan Anda sekarang, apa yang Anda pikirkan, di bagian mana dan kapan Anda merasa lemah atau rentan terhadap dosa seksual. Ketika orang lain mengetahui tentang ketagihan kita, kompromi dan kebohongan yang selama ini kita percayai telah dipatahkan, lalu kita mulai bebas dari ketagihan itu.

Dietrich Bonhoeffer menulis dalam bukunya Life Together :

“Seseorang yang mengakui dosa-dosanya di hadapan seorang saudara (atau saudari) tahu bahwa ia tidak lagi seorang diri; ia mengalami hadirat Tuhan dengan nyata di dalam diri orang lain itu. Selama saya seorang diri dalam mengakui dosa-dosa saya, segala sesuatu tinggal dalam kegelapan, tetapi di hadapan seorang saudara, dosa tersebut dibawa ke dalam terang.”


* Memperbaiki kehendak (will): Orang yang ketagihan harus mengklaim kembali dan memulihkan kehendaknya yang diberi Tuhan. Kehendak adalah kemampuan untuk memilih yang baik atau yang jahat. Meskipun kehendak sangat lemah, kehendak itu selalu ada.

Sedikit tentang “doa pelepasan”. Kita tidak menyangkal adanya kuasa-kuasa roh jahat di dalam ketagihan seks. Namun demikian, ”doa pelepasan” (menyebut dan mengusir roh jahat) tidak menghilangkan tanggung jawab pribadi, yaitu kehendak seseorang untuk membuat pilihan baik atau buruk. Juga doa pelepasan tidak menghilangkan kapasitas untuk menjadi ketagihan. Apa yang dapat terjadi dalam hidup kita digambarkan oleh perkataan Yesus yang mengacu kepada roh-roh jahat yang kembali ke rumah yang telah disapu bersih, sehingga keadaan kita menjadi lebih buruk dari pada sebelumnya.[iii]


* Menghadapi kenyataan yang ada di dalam hati: Pada waktu kebiasaan dan pola ketagihan mulai hancur, maka banyak isu akar permasalahan mulai timbul ke permukaan. Apa yang dibutuhkan di sini adalah saat teduh, kesunyian, mendengarkan suara Tuhan dalam doa, pertanggung jawaban dan keterbukaan, penggembalaan, konseling, dan kelompok pendukung. (Kita harus mengklaim kembali hati kita sendiri, dan bukan menggantikan apa yang ada dengan perkara-perkara yang hanya mengalihkan perhatian kita.)


* Belajar untuk memberi dan menerima kasih yang tidak erotis: Pada saat orang yang ketagihan itu belajar berjalan dalam kepribadiannya (atau diri) yang baru, mereka belajar untuk melihat melalui “lensa” (pandangan) non-seksual. Mereka belajar bahwa keintiman tidak sama dengan seks. Saudara tidak harus menjalin hubungan secara seks untuk mempunyai relasi yang akrab dan berarti dengan orang lain.


* Anugerah, pertanggung jawaban, kelompok pendukung, dan terapi yang berkelanjutan: Orang yang ketagihan seks membutuhkan konteks yang berkelanjutan untuk mengaku dosa, berbagi tentang pergumulan dan pencobaan, dan mendapatkan dorongan. Jangan mencoba mendapatkan kesembuhan, kebebasan, kekudusan, dan pengendalian diri terhadap kecanduan seorang diri!


* Pertimbangan-pertimbangan khusus untuk pasangan suami isteri: Pasangan dari yang kecanduan juga terpengaruh oleh dosa itu. Pasangan pecandu tidak bisa selalu berfokus pada “si pecandu” atau kecanduannya saja.

Pasangan dari yang kecanduan juga perlu dukungan pribadi. Kepercayaan itu telah dilanggar dan kedua belah pihak membutuhkan dukungan yang berbeda.

Pasangan dari orang yang kecanduan bukanlah sumber yang terutama atau satu-satunya yang harus selalu menolong orang yang kecanduan tersebut. Di sini mereka berdua membutuhkan adanya batasan-batasan yang jelas, mengenai kelakuan bagaimana yang bisa ditolerir dan berapa banyak detail yang dibagikan dan kapan pergumulan itu disampaikan kepada pasangannya.

Ketagihan Seks, Gangguan Mental ?

Ketagihan seks menjadi perdebatan para terapis, ada yang mengatakan karena sesorang tidak bisa mengontrol libidonya dan yang lainnya mengatakan salahsatu bentuk kelainan mental. Dan untuk itu diperlukan penanganan yang profesional.

Ahli kesehatan mental sendiri tidak setuju bila perilaku kecanduan seks ini dikategorikan sebagai gangguan mental. Dalam edisi terbaru Diagnosis and Statistical Manual of Mental Disorder, semacam "kitab suci" para psikiatri, kecanduan seks tidak disebutkan dalam kategori perilaku kecanduan.

Dr Martin P Kafka, profesor psikiatri dari Harvard Medical School mengatakan, "Belum banyak bukti empiris untuk menyebut kecanduan seks dalam kategori tersebut."

Pernyataan ini ditentang oleh para terapis, salahsatunya Douglas Weiss, psikolog dan direktur pusat konseling di Amerika Serikat, "Kami telah menangani kasus kecanduan seks selama lebih dari 20 tahun."

Weiss menjelaskan perbedaan antara orang dengan dorongan seks yang besar dan pencandu seks. "Orang yang libidonya tinggi menginginkan adanya hubungan emosional dan menemukan kepuasan setiap kali melakukan hubungan intim. Sementara itu, seorang pencandu seks hanya ingin memuaskan hasratnya. Mereka tidak mencari keintiman, bahkan mereka tidak merasa 'ada' saat melakukannya."

Dalam ilmu psikiatri, orang yang ketagihan melakukan sesuatu atas dorongan biologis tidak disebut pencandu. Misalnya, orang yang makan secara kompulsif disebut sebagai bulimia, bukan pencandu makan. Itu sebabnya kini sedang dicari kategori baru untuk gangguan hiperseks dalam buku manual diagnosis psikiatri.

Cara Hebat Buat Wanita Ketagihan Seks

SEKS rutin mungkin bisa menjauhkan hubungan Anda dan pasangan dari kenikmatan seks yang sesungguhnya. Hanya saja bila Anda pintar memainkan cara-cara jitu, pastinya pasangan tak akan dilanda rasa bosan. Justru sebaliknya, dia akan menunggu aksi ”nakal” Anda selanjutnya.
Ingin membuat pasangan ketagihan seks dengan ”permainan” Anda yang terbilang hebat? Tak ada salahnya Anda mencoba berbagai trik yang dilansir Askmen, seperti:

Perlihatkan sisi liar Anda dan fokus pada Miss V

Kali ini Anda perlu memberikan kesenangan lebih pada pasangan. Tapi yang lebih penting, gunakan kesempatan ini untuk berpikir tentang pentingnya gairah pasangan dalam mendapatkan kegiatan seks yang hebat. Aturan permainan ini adalah Anda harus menghabiskan waktu yang cukup lama untuk fokus dan ”bermain-main” pada alat kelaminnya hingga saat Anda siap untuk membuat klimaks yang luar biasa untuknya.

Mendorong aksi bercinta lebih menarik, Anda bisa menggunakan tangan, mulut, jari tangan, hingga sentuhan dari kulit Anda. Anda dapat mencium, menjilat, membelai, menggelitik, dan mencakarnya untuk mendapatkan reaksi yang berbeda darinya. Ada baiknya bila aksi ini diwarnai dengan sensasi dingin dari batu es atau bulu-bulu halus.

Sesekali manjakan ketiak pasangan

Pada tahap awal, pikirkan bagian-bagian tubuh pasangan yang ingin Anda nikmati dan rangsang. Jika itu mudah terasa geli, akan sangat baik untuk disentuh. Jika tidak begitu mudah geli, Anda mungkin perlu beralih pada daerah lainnya. Tujuan Anda di sini adalah untuk memberikan sensasi yang menyenangkan, tidak membuatnya merasa sakit atau kaget. Anda hanya perlu membuatnya merasa lebih seksi di mata Anda.

Anda bisa melumat telinganya, leher, bahu, atau punggung, dan bahkan ketiaknya. Dari sana, Anda bisa melanjutkannya menuju bagian pinggang, perutnya, bulu kemaluannya, pahanya, lutut menuju jemari kakinya. Mulailah menjelajahi area tubuh pasangan yang selama ini Anda abaikan.

Lancarkan aksi selama mungkin


Meskipun Anda perlu secara lembut merangsang paha bagian dalam, leher, telinga, ketiak, dan bagian belakang lutut pasangan, tapi sedikit sentuhan kasar bisa menambah kenikmatan yang dia rasakan.

Menggodanya selama mungkin dan tidak mengakhiri rangsangan terlalu cepat, bisa membuatnya bertekuk lutut. Bahkan dengan segera dia pun akan memohon pada Anda untuk menyentuh area puting payudaranya atau klitoris. Kini, sensasi seks hebat pun bisa menjadi milik kalian berdua.

Ketagihan Seks

Banyak orang bertanya apakah ketagihan seks sama dengan libido atau nafsu seksual yang besar? Jawabannya tentu tidak sama. Libido yang besar bisa saja terjadi pada siapa saja tetapi tidak menggangu kehidupan orang tersebut.

Ketagihan seks adalah ditujukan pada orang yang secara kompulsif (berulang-ulang tanpa dapat dicegah) mencari kepuasan pengalaman seksual yang mana perilakunya menjadi terpengaruh secara nyata jika tidak mampu memenuhi impuls seksualnya tersebut.

Fenomena ini digambarkan oleh seseorang yang seumur hidup perilakunya mencari kepuasan seksual dan aktifitas-aktifitas seksual, yang menghabiskan banyak waktu dalam hidupnya untuk memenuhi kegiatan tersebut, yang seringkali ingin berhenti tetapi tidak mampu melawan impuls dorongan untuk tetap melakukan kegiatan tersebut.

Tanda-tanda Ketagihan Seks
  1. Perilaku di luar kontrol
  2. Adanya suatu konsekuensi yang nyata akibat perilaku seks tersebut yang bisa berupa gangguan medis, hukum dan hubungan interpersonal
  3. Perilaku seks yang berisiko tinggi atau upaya yang nyata untuk mengejar keinginan seksual yang merusak
  4. Adanya upaya untuk membatasi atau menghentikan perilaku seksual
  5. Obsesi atau fantasi seksual sebagai upaya mekanisme adaptasi yang primer
  6. Kebutuhan peningkatan jumlah aktifitas seksual
  7. Perubahan mood yang berat misalnya menjadi depresi atau gembira berlebihan berkaitan dengan aktifitas seksual
  8. Menghabiskan waktu yang banyak hanya untuk mendapatkan kepuasan seksual, menjalani seks
  9. Mencampuradukan kegiatan seksual dalam kehidupan sosial, pekerjaan bahkan di saat senggang.

Jadi sangat berbeda antara ketagihan seks dengan orang yang mempunyai libido yang besar. selagi masih bisa mengkontrol, maka semuanya akan baik saja, malah membuat pasangan senang.

URUSAN KETAGIHAN SEKS DAN TANDA KEBANGKITAN KUNDALINI

Ketagihan seks bukan monopoli Tiger Woods saja. Seperti juga ketagihan minuman keras atau obat bius, mereka yang tidak bisa mengendalikan diri dalam urusan seks datang dari berbagai tingkat sosial. Demikian berita yang sehat dengan kundalini reiki kutip dari Reuters dan diteruskan oleh Kompas Minggu 21 Pebruari 2010 lalu. Disebutkan di kalangan pesohor atau yang menyatakan dirinya sebagai pesohor entah itu di bidang olahraga atau bidang sosial lainnya, Woods tentu bukan satu-satunya orang yang sampai harus berurusan dengan klinik seks.

Cuma bedanya ia berani mengakui secara terbuka dan karena kebesaran nama Tiger Woods pula, persoalan ketagihan seks menjadi isu nasional di Amerika Serikat dan dilihat sebagai penyakit serius yang tidak bisa dibiarkan begitu saja. “Tokoh seperti Woods membuat masalah menjadi sangat menarik. Padahal saya sudah bertahun-tahun berurusan dengan hal ini,” kata Craig Gross, seorang ahli ketagihan seks yang telah menulis sejumlah buku mengenai topik itu.

“Banyak pasangan yang terpuruk karena masalah ini. Persoalan ini yang makin membesar dengan makin banyaknya orang terkena dibandingkan dengan yang kita kira,” tutur Craig lebih lanjut. Sejumlah klinik menawarkan perawatan yang meliputi psikoterapi, pengobatan menggunakan antidepresan yang berfungsi menurunkan gairah seks dan diskusi kelompok. Sebetulnya ini mirip dengan progam perawatan para pencandu alkohol. Kadang-kadang kerabat atau orang yang dekat dengan pasien diikutsertakan. Butuh waktu yang tidak pendek untuk bisa mengatasi problem para pencandu seks ini. Seorang spesialis kecanduan seks dari Austin Texas, Michael Johson mengatakan untuk benar-benar sembuh dibutuhkan waktu sampai dua tahun. “Kadang kala bahkan bisa lebih dari itu,” katanya.

Persoalan ketagihan seks ini memang masih diperdebatkan. Apakah benar ini dikategorikan sebagai penyakit? Asosiasi Psikiatri Amerika, misalnya tidak menganggap sebagai benar-benar sebagai penyakit. Namun menurut Johnson, aktivitas seks yang sifatnya kompulsif dan tak terbendung bisa membahayakan. “Dalam praktik saya, ada orang-orang yang tidak seterkenal Tiger Woods, tetapi cukup sukses yang hidupnya cukup risiko,” katanya.

Urusan ketagihan seks ini rupanya ditangkap juga sebagai hal yang layak dibisniskan di dunia hiburan. Buktinya sebuah reality show dengan judul Sex Rehab with Dr. Drew seri sebelumnya berjudul Celebrity Rehab with Dr Drew, diproduksi VH1 untuk siaran televisi di AS. Di sini delapan pasien ditangani di Pasadena Recovery Center oleh Dr. Drew Pinsky dalam sesi 21 hari. Mereka setiap hari melakukan pertemuan empat mata dan grup diskusi. Pasiennya antara lain adalah bintang film porno, model majalah Playboy, aktris, olahragawan hingga desainer.

Keinginan seks berlebihan atau kurang gairah dalam urusan seks telah dibahas Irmansyah Effendi dalam Buku Kundalini halaman 44 sebagai salah satu dari sekian banyak tanda bangkitnya kundalini. Dalam buku itu disebutkan akhir-akhir ini banyak orang telah bangkit kundalininya secara spontan tanpa diketahui oleh yang bersangkutan. Hal ini disebabkan oleh pergeseran tata surya yang mendekati pusat galaksi. Mereka berpikir bahwa mereka mengalami gangguan kesehatan atau gangguan mental.

Pembersihan yang dilakukan oleh tenaga kundalini yang telah bangkit terjadi pada anggota tubuh yang berlainan secara acak. Dengan mengetahui secara jelas seluruh gejala yang ditimbulkan setelah bangkitnya kundalini seseorang, mereka dapat mengetahui dengan mudah dan pasti bahwa seluruh gejala aneh yang dihadapinya disebabkan oleh bangkitnya kundalini. Berikut tanda bangkitnya kundalini yang dipaparkan oleh Master Irmansyah Effendi dalam buku Kundalini:

1. Pergerakan energi atau getaran di berbagai anggota tubuh.

2. Gatal, getaran, panas, dingin atau pun panas-dingin pada anggota tubuh tertentu.

3. Panas atau dingin yang amat tinggi di tulang punggung.

4. Tekanan di tulang punggung, tulang leher atau kepala.

5. Tubuh bergerak sendiri khususnya sewaktu meditasi, istirahat atau tidur.

6. Jadwal makan dan tidur yang terganggu.

7. Hiperaktip atau keinginan seks yang amat berlebihan atau kurang.

8 . Masalah pencernaan, sakit di dada bagian kiri, kanan atau pun tengah.

9. Kekakuan atau sakit pada urat-urat kaki, emosi yang tidak stabil, bersuara atau tertawa secara mendadak, bunyi melengking atau hampa di telinga dan sulit berkonsentrasi.

10. Perasaan panas-dingin-meleleh atau pun denyut di chakra mahkota, daya ingat kadangkala menghilang.

11. Kemampuan psikis secara mendadak seperti mampu melihat atau mendengar tanpa batasan, mengingat kehidupan masa lalu, perjalanan astral, kemampuan penyembuhan dan sebagainya.

12. Kreativitas mendadak di mana muncul hobi baru dalam musik, seni, puisi dan lainnya yang bersifat kreatif.

13. Pengertian yang lebih mendalam terhadap spiritualitas.

Membaca komentar sahabat sehat dengan kundalini reiki yang menceritakan seputar jalannya attunement yang gejalanya dirasakan peserta sebagaimana poin 5 di atas ketika sedang meditasi saat penyelarasan reiki dan kundalini tentu tidak perlu dikhawatirkan. Hal ini wajar mengingat saat memberikan attunement sehat dengan kundalini reiki membuka dan mengaktipkan gulungan kundalini agar terbuka dan selanjutnya bergerak merambat di jalur tulang belakang serta mengaktipan seluruh sisa chakra utama lainnya.

Setelah Anda mengetahui bahwa semua gejala yang tertulis di atas sebenarnya disebabkan oleh tenaga kundalini dan biasa terjadi saat pembersihan kundalini. Karenanya Anda sahabat sehat dengan kundalini reiki semua tidak perlu khawatir. Justru sahabat harus senang karena kundalini milik Anda telah bangkit dengan mudah. Lambat laun nanti gejala ini akan hilang dengan sendirinya. Kebangkitan kundalini ini pernah juga sehat dengan kundalini reiki rasakan sebagai siksaan fisik di mana selama hampir tiga minggu rasa panas berlebihan menimpa tubuh fisik setiap harinya.

Semoga dengan kebangkitan kundalini Anda harapan meraih poin 11 jika Anda berbakat dan faktor keturunan akan menyertai Anda semua dan tentunya tidak melupakan tujuan belajar reiki semula yaitu terus melatih kemampuan penyembuhan bagi diri sendiri dan orang lain. Kalau keinginan seks berlebihan sebagai salah satu tanda kebangkitan kundalini saya kembalikan kepada pribadi Anda semua. Toh…kita semua sudah dewasa dan mengetahui rambu-rambu mana yang harus tetap ditaati, dipatuhi sesuai dengan ajaran dan iman kita masing-masing dalam menggunakan seks yang sehat.